News

Kadis Kominfo Halut Diduga Pakai Perusahaan Pribadi Tangani Iuran Internet Pemda

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Halmahera Utara, Rymon Batawi diduga menggunakan perusaan sendiri dalam menjalankan visi dan misi bupati dan wakil bupati tentang Smart City, Halut bersih, dan Halut terang tahun 2022.

Visi misi tersebut termasuk jaringan internet di kawasan pemerintahan dan di luar Kantor Bupati Halmahera Utara.

Diskominfo bekerja sama dengan pihak ketiga yakni Starkom, informasi yang diterima cermat, pemilik dari Starkom adalah Rymon Batawi sendiri.

Saat dikonfirmasi, Rymon mengaku masalah tersebut sebelumnya sudah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara.

“Pembayaran internet kita (saya) so (sudah) jelaskan juga ketika ada surat kaleng masuk ke kejaksaan terkait smartcity tapi ternyata mau lapor ke internet, dan sudah clear dan ditutup sama kejaksaan karena tidak ada bukti,” kata Rymon.

Rymon menambahkan, dalam mendukung program itu pihaknya hanya mendukung iuran, bukan untuk pengadaan barang.

“Bukan pengadaan barang, jadi iuran internet itu seperti pembayaran listrik dan air di situ,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Dispora Halmahera Utara ini bilang, perusaahanya itu diposisikan sebagai sebagai tehnical support.

“Jadi Starcom saya posisikan sebagai tehnical support, yang di dalamnya ada teknisi yang mengawasi koneksi internet yang masuk ke pemda bahkan ke desa blankspot, yang selama ini tidak ada,” katanya.

Ia menyebut, Pemda Halut saat ini disupport 3 provider Internet, Telkom, metro internet dan Vsat, sementara Starcom sebagai tehnical.

“Diharapkan tidak ada monopoli Telkom lagi, termasuk dalam monopoli harga dan koneksi, juga menjaga ketika salah satu provider gangguan bisa di-backup dengan provider yang lain,” ucapnya.

Sementara disentil soal total pembayaran pertahun untuk pembayaran iuran, Rymon memilih tidak merespons.

——-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Rian Hidayat Husni

redaksi

Recent Posts

Dituding Suap Anggota DPRD Ternate, Pemilik Villa Lago Montana Lapor Polisi

Pemilik Villa Lago Montana, Agusti Talib, resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke…

1 jam ago

Seorang Anak di Galela Jadi Korban Penganiayaan, Orang Tua Lapor Polisi

Seorang anak di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, diduga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami sesak…

1 jam ago

Pemda Haltim Akan Panggil Manajemen PT Feni, Buntut Dugaan Pencemaran Lingkungan

Dugaan pencemaran lingkungan di Kali Kukuba yang bermuara ke perairan Teluk Buli mendapat perhatian serius…

2 jam ago

Jurnalis Masih Rentan Kekerasan dan Upah Tak Layak

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang bertepatan dengan Hari Pers Sedunia dimanfaatkan jurnalis,…

5 jam ago

Bantah Jual Mobil Dinas, Kades di Morotai Minta Kasus Diusut

Kepala Desa Bere-Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Remon Mozes, meminta…

5 jam ago

Aktivitas Pertambangan PT Feni Diduga Cemari Kali Kukuba di Halmahera Timur

PT Feni, perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur, diduga mencemari Kali Kukuba…

8 jam ago