News

Kasus Kayu Ilegal di Morotai Resmi Naik Penyidikan Polisi

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara resmi meningkatkan status kasus kayu ilegal yang diamankan di Pelabuhan Kontener Imam Lastory, Daruba, Pulau Morotai.

Kayu belasan kubik yang diamankan dalam kontener itu diduga merupakan jenis eboni atau kayu hitam yang bernilai ekonomis tinggi. Kayu ini disebut sebagai hasil pembalakan liar dan rencananya akan diselundupkan ke luar daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, Kamis, 28 Agustus 2025, kayu tersebut akan dikirim ke Makassar Sulawesi Selatan menggunakan kontainer PT. Pelni Sarana Bandar Nasional Cabang Jakarta dengan kode PNIU 201006 nomor 22G1 melalui KM. D Solo.

Kini tim penyidik Gakkum Ditpolairud Polda Maluku Utara telah meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Riki Arinanda ketika ditemui cermat membenarkan itu.

Kasus ini pihaknya telah membuat Laporan Polisi (LP) model A. Dalam kasus ini penyidik berkeyakinan dan ditambah dengan keterangan ahli dari Dinas Kehutanan Maluku Utara.

“Sejauh ini sudah 8 orang saki diperiksa termasuk ahli kehutanan. Keterangan ahli kita jadikan sebagai pertimbangan untuk menambahkan keyakinan penyidik,” jelas Riki di Mako Polairud Sofifi. Kamis 18 September 2025.

Riki menambahkan, kayu yang berada didalam kontainer yang telah di pasang garis polisi (Police Line) itu ada jenis kayu eboni atau kayu hitam.

“Semua langkah kepolisian sudah dilakukan, tinggal periksa beberapa saksi,” tegasnya.

Mantan Wakapolres Ternate ini bilang, kasus yang sudah ditahap penyidikan ini saksi-saksi nantinya setelah dilakukan pemeriksan dan keteragan ahli dijadikan pertimbangan. Dan tim penyidik akan mengambil sikap.

“Setelah itu baru kita lakukan gelar perkara lagi,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

11 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

12 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

12 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

13 jam ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

15 jam ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

15 jam ago