News

Polisi Mulai Selidiki Proyek Embung Pulau Hiri Rp 13,5 Miliar yang Diduga Bermasalah

Polda Maluku Utara mulai menyelidiki dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan embung di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 13,5 miliar dari APBN 2024 ini selidiki setelah menjadi sorotan publik.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Aqila Putri di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR. Namun, pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan peruntukannya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Eddy Wahyu Sosilo, membenarkan pihaknya tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak terkait proyek tersebut.

“Kami masih melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait proyek pembangunan embung ini,” kata Eddy saat ditemui di Mapolda Maluku Utara di Sofifi, Kamis, 18 September 2025.

Sebelumnya, Aliansi Pemuda dan Masyarakat Anti Korupsi Maluku Utara menyoroti pelaksanaan proyek yang dinilai dikerjakan secara asal-asalan. Koordinator lapangan aliansi tersebut, Nurcholis, menyebutkan bahwa kondisi embung saat ini sudah mengalami keretakan di beberapa bagian dinding.

“Anggaran proyek ini sangat besar, tapi faktanya di lapangan tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Nurcholis juga menyoroti letak embung yang berada dekat dengan permukiman warga. Ia menilai kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan masyarakat, mengingat dinding yang retak berisiko ambruk dan menyebabkan longsor, banjir, atau genangan saat curah hujan tinggi.

Atas temuan tersebut, pihaknya mendesak aparat penegak hukum segera memanggil dan memeriksa kontraktor pelaksana, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta konsultan pengawas proyek.

“Kami minta agar kontraktor, PPK, dan pihak pengawas segera dipanggil untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

10 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

10 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

11 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

12 jam ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

14 jam ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

14 jam ago