PPK diharapkan dapat memaksimalkan proses pencoklitan jumlah DPT di Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat
KPU Pulau Morotai resmi menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pencocokan dan penelitian (Coklit) serta simulasi tata cara penggunaan aplikasi elektronik coklit (E-Coklit) pada pemilihan serentak tahun 2024.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh anggota PPK dan kepala sekretariat PPK masing-masing kecamatan dalam rangka persiapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati.
Ketua KPU Pulau Morotai, Kubais Kuto menyampaikan Bimtek ini penting untuk membantu proses pemutakhiran data pemilih atau pencocokan dan penelitian data pemilih tingkat desa.
Menurutnya, pencocokan data memang kerap menjadi masalah utama dalam setiap dinamika pemilihan baik pemilu dan pilkada.
“Artinya, jika teman-teman tidak memberikan penguatan pengetahuan terhadap PPS, maka PPS tentu tidak mampu memberikan pemahaman yang baik terhadap KPPS dalam proses pemungutan dan penghitungan suara nanti,” ujarnya.
“Sementara kita tahu data pemilih Kabupaten Pulau Morotai di Pemilu kemarin yang ditetapkan oleh KPU sebelumnya itu sebanyak 52.516 DPT,” tambah Kubais.
Ia menyebut, berdasarkan hasil pemetaan data Pemilu terakhir yang digabungkan dengan DPT Dukcapil, jiwa pilih di Pulau Morotai masih berkisar 54.468.
Artinya, kata dia, data tersebut mengalami penambahan sekitar 2000 dari 52.516 menjadi 54.468.
“Jadi kita harapkan dari data tersebut teman-teman pantarlih bisa bekerja secara maksimal sehingga data yang kita miliki itu bisa dilakukan pencocokan secara baik,” ucapnya.
Kubais menambahkan proses pencoklitan yang menggunakan aplikasi E-coklit diharapkan dapat diterapkan dengan baik oleh PPK.
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…