Ilustrasi bocah yang ditemukan meninggal dunia. Foto: Istimewa
Seorang kuli bangunan asal Desa Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara meninggal dunia usai tersengat aliran listrik.
Korban yang diketahui bernama Sanif Turkie (45) tersebut dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit, Rabu, 17 April 2024.
Salah satu saksi, Wahyudin menjelaskan, saat itu korban bersama rekan kerjanya tengah menaikkan batangan besi untuk dipasang.
Tak berselang lama, kata dia, korban pun terjatuh.
“Saat itu dia lagi paku steleng yang ada papan, setelah selesai, dia bilang kepada temannya ‘kamu kase kamari itu besi kase taru di atas’. Dia pun menarik besi itu dan tidak memerhatikan kabel, baru besi itu panjang. Besi itu mengenai kabel dan korban tersengat,” katanya mengungkapkan.
Setelah melihat korban terjatuh, Wahyudin pun berlari dan meminta pertolongan warga.
“Jadi saya pangge mas sugeng, trus saya deng dia kasana lia, jadi yang angkat padia itu dari satpol, itu mas sugeng pe anak buah yang panggel pe dorang kong angkat dia,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak RSUD morotai mengkonfirmasikan korban di nyatakan meninggal dunia dengan jeda waktu 5 menit setelah tiba di Rumah Sakit sekitar pukul 11.19 WIT. Jenazahnya pun diserahkan ke pihak keluarga.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Sula, Maluku Utara, menetapkan sebanyak 72.759 pemilih dalam Rapat Pleno…
Pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan belum bisa…
“Fasilitas infrastruktur dan transportasi adalah aspek krusial bagi masyarakat untuk mengembangkan kualitas hidup. Tanpanya, masyarakat…
Pengelolaan sampah domestik di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjadi tantangan yang semakin…
Polda Maluku Utara menetapkan lima putra-putri terbaik daerah itu lolos seleksi penerimaan calon taruna dan…
RSUD Tobelo terus meningkatkan layanan kesehatan spesialistik dengan menghadirkan layanan jantung anak yang semakin lengkap.…