News

Malut United Salip PSM Makassar di Klasmen Liga 1 Usai Imbang Lawan Barito Putera

Malut turun bermain dengan melakukan sedikit perubahan di starting line-up. Pelatih Imran Nahumarury memainkan Jonathan Bustos dan Wahyu Prasetyo sejak awal.

Pertandingan berlangsung seru sejak wasit meniupkan peluit tanda laga dimulai. Kedua tim berani aksi jual-beli serangan dengan Barito banyak menekan sisi kiri pertahanan Malut.

Namun, Malut United berhasil lebih dahulu mengubah keadaan lewat sepakan Yance Sayuri ketika laga baru berjalan 3 menit. Bustos yang mendapatkan bola di sisi kiri permainan Barito melepaskan operan matang membelah pertahanan tuan rumah untuk dilesakkan Yance di depan kotak penalti lawan.

Skor menjadi imbang 1-1 di menit ke-38 ketika tembakan keras kaki kiri Matias Mier di dalam kotak gagal dibendung kiper Malut United, Dida. Di pertandingan ini, kiper Malut asal Brasil ini melakukan total 4 penyelamatan.

Di paruh I, Malut United berhasil melepaskan 4 tembakan dengan satu on target yang berbuah gol. Tuan rumah juga punya 4 peluang dan 2 mencapai target. Salah satu berbuah gol.

“Seperti kami perkirakan sebelumnya, pertandingan melawan Barito Putera berjalan sulit bagi kami. Mereka sedang dalam tren yang positif. Kami memetik pelajaran di laga ini. Terima kasih kepada seluruh pemain Malut United yang sudah bekerja keras mendapatkan satu poin di markas Barito,” kata pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury, usai pertandingan di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu, 8 Maret 2025. Laskar Kie Raha bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Barito Putera.

Di babak II, skor tidak berubah walau kembali kedua tim memainkan aksi jual-beli serangan. Baik Malut dan Barito sama-sama memiliki 5 percobaan.

“Terima kasih kepada Barito, pertandingan yang seru. Kami semua bekerja keras. Lawan benar-benar menyulitkan kami,” ujar Chechu Meneses, bek Malut yang diparuh pertama musim ini berkostum Barito Putera.

Baik Imran dan Chechu sama-sama mengatakan raihan satu poin di markas Barito patut disyukuri.

“Gol Barito menjadi pekerjaan bagi kami bahwa tetap harus konsentrasi dan fokus pada pertandingan ketika wasit tidak meniup peluit. Ketika kami kehilangan momentum dan konsentrasi, langsung menjadi gol,” kata Imran.

Dari kubu tuan rumah, pelatih Vitor Goulart mengaku pertandingan melawan Malut sangat sulit.

“Kami menghadapi lawan yang berat. Saat kehilangan bola, kami juga kehilangan konsentrasi,” ujarnya.

Namun, dengan hasil imbang lawan Barito Putera, Malut United naik ke posisi 6 salip PSM Makassar.

Kini, pertandingan berikut, Malut United tinggal fokus menjamu Persita pada 12 Maret 2025 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.

redaksi

Recent Posts

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…

8 jam ago

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

9 jam ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

1 hari ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

1 hari ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

2 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

2 hari ago