News

Masa Penahanan Diperpanjang, Tersangka Kasus Mesjid Raya Halsel: PPTK Diduga Terlibat

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus) kembali melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Proyek Pekerjaan Masjid Raya Halmahera Selatan.

Tersangka dengan inisial AH ini merupakan mantan Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Halmahera Selatan. Dalam proyek itu ia selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dalam kasus ini ditemukan kerugian negara sebesar Rp 1.426.515.798,65. Hal ini sesuai dengan dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Utara.

Masa penahanan AH diperpanjang dari 20 hari diperpanjang menjadi 40 hari ke depan. Setelah diperiksa, AH, melalui tim Kusa Hukumnya yang diketuai M. Bahtiar Husni mengungkapkan dugaan keterlibatan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dengan inisial IM.

“Tadi sudah disampaikan klien kami, dia tidak punya keahlian di bidang pembangunan Mesjid Raya. Untuk menutupi hal itu dia mempercayakan kepada PPTK,” jelas Bahtiar usai mendampingi kliennya di Kantor Kejati Maluku Utara, Kamis, 1 Febuari 2024.

Bahtiar menambahkan, untuk proses pencairan anggaran dan lainnya diatur PPTK, karena kliennya tidak paham dan hanya menandatangani apa yang diajukan PPTK.

“Semuanya itu diatur PTTK, untuk itu kami berharap penyidik bisa kembangkan dan dilihat lebih jauh lagi terkait dengan peran dari PTTK,” akuinya.

Ketua YLBH Maluku Utara ini bilang, dari keterangan ini, penyidik wajib untuk tindaklanjuti dan tidak hanya duduk diam dan hanya fokus terhadap kliennya sendiri.

“Kami sangat percaya penyidik sangat profesional dalam menangani permasalahan ini. Karena klien kami telah menyampaikan soal ini kepada penyidik,” pungkasnya.

—–

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…

21 jam ago

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

22 jam ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

2 hari ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

2 hari ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

3 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

3 hari ago