Penampakan rumah warga di RT03 Desa Galala, Halmahera Barat, terancam ambruk akibat kerusakan drainase. Foto: Asrul/cermat
Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Barat, Maluku Utara, dinilai mengabaikan keselamatan warga yang tinggal di sekitar drainase kompleks RT 03 Desa Galala.
“Sudah hampir sebulan ini pemerintah tidak punya tindakan perbaikan saluran air atau drainase ini, padahal kami sudah melaporkan berulangkali,” ucap Ari, warga setempat.
Kerusakan tersebut membuat Ari dan warga lainnya yang bermukim di sekitar drainase merasa khawatir bila turun hujan deras. Pasalnya, rumah mereka terancam ambruk.
“Sebelumnya kepala desa sempat datang lihat saja, tetapi tidak ada tindakan apa-apa,” ucapnya.
“Hampir setiap malam ketika hujan masyarakat yang rumahnya berada di pinggir saluran air merasa was-was.”
Ari berharap pemerintah segera melakukan perbaikan serta penanganan, “ini harus diperhatikan karena warga di sini rumahnya terancam,” kata dia.
Aktivitas mobil trailer pengangkut kontainer milik PT Natural Indococonut Organik (NICO) di Kabupaten Halmahera Utara…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara, Maluku Utara, terus…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman menemui Esau Sidemo (57), nelayan asal Desa Bido,…
Oleh: Dr. Yanuardi Syukur JIKA tak ada aral melintang, Kodam Moloku Kie Raha akan…
Oleh: Rahmat Mustari APA itu hilirisasi? Pendeknya, hilirisasi dapat dijelaskan sebagai berikut: proses mengolah hasil…
Sejumlah produk unggulan UMKM asal Maluku Utara turut tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI)…