News

Muat 50 Ton Ikan, KM Nazila 05 Tenggelam di Perairan Malut, 21 ABK Belum Ditemukan

Kapal penangkap ikan KM Nazila 05 jenis pajeko asal Sulawesi dilaporkan tenggelam di perairan Maluku Utara akibat cuaca buruk. Insiden ini terjadi setelah kapal tersebut mengangkut sekitar 50 ton ikan dari rumpon nelayan di Desa Jorjoga, Pulau Taliabu.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 04.00 WIT (subuh). Hingga kini, sebanyak 21 anak buah kapal (ABK) masih hilang kontak dan belum diketahui keberadaannya.

Petugas Pembantu Pengawasan Wilayah Perairan Pulau Taliabu, Sulaiman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, lokasi tenggelamnya kapal berada sekitar 20 mil dari Pulau Belang, Sulawesi Utara.

“Secara wilayah, insiden ini masih masuk perairan Maluku Utara karena berada di zona tangkap WPP 715, meski lokasinya lebih dekat ke Sulawesi Utara,” ujarnya.

Menurut Sulaiman, seluruh kru termasuk nahkoda sempat berupaya menyelamatkan diri menggunakan perahu kecil (ayuda) saat kapal mulai tenggelam.

“Sebanyak 21 kru berhasil keluar dari kapal menggunakan perahu kecil, namun hingga sekarang mereka masih hilang kontak dan belum ditemukan,” jelasnya.

KM Nazila 05 diketahui merupakan kapal pajeko asal Bitung, Sulawesi Utara. Ikan yang diangkut merupakan hasil tangkapan dari perairan Desa Jorjoga, Pulau Taliabu, milik pemilik rumpon bernama La Bari. Lokasi rumpon tersebut berjarak sekitar 12 mil dari wilayah Maluku Utara.

Sementara itu, Komandan Pos Polairud, Aipda Suryadi Sumadayo, mengatakan tim SAR gabungan dari Maluku Utara belum turun langsung ke lokasi. Hal ini karena titik kejadian lebih dekat dengan wilayah Sulawesi Utara.

“Tim SAR dari Sulawesi Utara saat ini sudah melakukan pencarian. Selain itu, rekanan KM Nazila 05 dari Bitung juga ikut membantu mencari 21 kru kapal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, titik koordinat lokasi kapal sempat ditemukan. Namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan para kru di sekitar lokasi tersebut.

“Saya sempat mencoba menghubungi untuk mendapatkan informasi lanjutan, namun jaringan tidak tersambung. Kemungkinan mereka masih fokus melakukan pencarian,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Puskesmas se-Pulau Morotai Ikut Pemetaan Fasilitas Kesehatan

Seluruh Puskesmas di Pulau Morotai, Maluku Utara mengikuti kegiatan pembinaan dan pemetaan sarana prasarana kesehatan…

10 jam ago

NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC

Kedekatan antara dunia industri dan akademisi terasa begitu hangat dalam gelaran Study Club 2: “Introduction…

10 jam ago

Polisi Imbau Warga Morotai Tak Terlibat Penjualan dan Peredaran Captikus

Personel Patmor Cobra Satuan Samapta Polres Pulau Morotai, Maluku Utara mengamankan 24 kantong minuman keras…

20 jam ago

Cegah DBD, IWIP dan Weda Bay Nickel Perkuat Peran Weda Bay Medical Center

Komitmen menjaga kesehatan pekerja di tengah masifnya operasional industri terus ditingkatkan oleh PT Indonesia Weda…

1 hari ago

Dinkes Morotai Latih Bidan Puskesmas Tingkatkan Pelayanan KB

Dinas Kesehatan Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi tenaga bidan dari seluruh…

1 hari ago

Kapolres Halmahera Timur Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Wujud Penyegaran Organisasi

Kapolres Bobby Kusuma Ardiansyah memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur…

1 hari ago