News

Negara Rugi 2,7 Miliar, Kejati Maluku Utara Segera Tetapkan Tersangka Kasus WKDH

Tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara telah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Laporan keuangan itu atas kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan pada program penunjang urusan pemerintahan daerah Provinsi Maluku Utara pada unit Wakil Kepala Daerah (WKDH).

Dalam kasus ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara menganggarkan program penunjang urusan pemerintahan pada unit Wakil Kepala Daerah (WKDH) tahun anggaran 2022 RP 13,8 miliar. Dan, dari hasil perhitungan kerugian negara ditemukan sebesar Rp 2,7 miliar lebih.

“Kerugiannya 2 miliar lebih dalam perkara WKDH. Kita telah menerima LHP terhadap penyidikan kasus pengelolaan dana pada Sekretariat Wakil Kepala Daerah tahun 2022,” jelas Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga, saat dikonfirmasi, Jumat, 2 Agustus 2024.

Richard menambahkan, tim penyidik Pidsus juga akan mempelajari siapa saja yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kerugian negara.

“Nantinya, LHP kita pelajari seperti apa yang disampaikan kawan-kawan BPK RI dalam LHP-nya. Kemudian akan kita sampaikan hasil penyidikan ke kawan-kawan,” katanya.

Disentil siapa saja yang akan menjadi tersangka dalam kasus itu, Richard bilang pihaknya akan mempelajari dulu baru bisa menentukan. “Kita akan pelajari secepatnya,” pungkasnya.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Secangkir Teh Rempah Ternate untuk Dunia

Di lantai dua sebuah gedung di Kawasan Pantai Falajawa, kedai yang baru saja dibuka itu…

1 jam ago

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

14 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

18 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

2 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

2 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

3 hari ago