News

Panti Pijat di Ternate Dilarang Beroperasi Selama Ramadan 2025

Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, resmi mengeluarkan edaran terkait pembatasan aktivitas tempat hiburan malam termasuk panti pijat (Apa) selama ramadan tahun 2025.

Pembatasan beserta larangan beroperasi ini berdasarkan edaran tentang seruan bersama menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriyah dengan nomor 100.3/13/Tahun 2025.

Dalam surat edaran tersebut tertuang delapan poin imbauan yang ditujukan kepada pemilik hotel, penginapan, losmen, wisma, caffe, restoran, rumah makan, spa, panti pijat dan penanggung jawab pasar malam.

Sekertaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, tujuan dikeluarkannya surat edaran seruan ramadan ini sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang tangah melakukan ibadah puasa.

Oleh karena itu, Rizal berharap, surat edaran ini bisa ditaati oleh pihak-pihak yang ditujukan.

“Jadi surat edaran ini sifatnya membatasi, bukan melarang. Contohnya rumah makan yang biasanya buka mulai dari pagi atau siang hari, di bulan ramadan ini bukanya di sore hari menjelang buka puasa,” ujar Rizal, Kamis, 27 Februari 2024.

Selain pembatasan tersebut, Rizal meminta agar pihak pengelola tempat hiburan malam seperti diskotik, pap dan karaoke agar tutup selama bulan ramadan ini.

“Selain tempat hiburan malam, hal ini juga berlaku untuk tempat spa dan juga panti pijat,” tutur Rizal.

Sementara bagi tempat hiburan malam yang tidak mengikuti edaran yang telah dikeluarkan akan diberi sanksi penindakan pencabutan izin.

“Jika kedapatan ada diskotik, pap, panti pijat atau spa yang masih beroperasi maka Pemkot Ternate tidak segan-segan untuk mencabut izin usaha tempat tersebut,” tegas Rizal.


Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Rian Hidayat
redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

8 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

12 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

2 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

2 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago