News

Desa di Morotai Ini Wajibkan Pakai Baju Adat Setiap Rabu

Pemerintah Desa Tutuhu di Kecamatan Morselbar, Pulau Morotai, Maluku Utara menerapkan aturan wajib mengenakan baju adat setiap hari Rabu bagi seluruh perangkat desa.

Kebijakan ini bertujuan mengingatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga warisan leluhur serta memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan modernisasi.

“Kami ingin agar generasi muda tetap mengenal dan bangga dengan budaya sendiri. Dengan memakai baju adat setiap hari Rabu, kami berharap masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya melestarikan tradisi,” ujar Viktor Yahya Sadaro, Kepala Desa Tutuhu, Kamis, 27 Februari 2025

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah, ia bilang, kebijakan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk tetap menjaga adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami tidak hanya sekadar memakai baju adat, tetapi juga berusaha memperkenalkan kembali nilai-nilai tradisi dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, Desa Tutuhu dikenal sebagai salah satu desa yang aktif dalam pelestarian budaya dan telah meraih berbagai penghargaan, termasuk sebagai desa adat di Pulau Morotai

“Tahun 2023 lalu desa kami juga pernah meraih penghargaan sebagai desa bersih, desa partisipatif, desa inovatif, dan desa budaya sekaligus dikukuhkan sebagai desa adat sekabupaten pulau morotai,” ujarnya.

redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

8 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

12 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

2 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

2 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago