Wali Kota Ternate, Maluku Utara, M.Tauhid Soleman, saat membuka Musrenbang Kecamatan Ternate Utara. Foto: Istimewa
Wali Kota Ternate, Maluku Utara, M. Tauhid Soleman, Selasa (15/2) kembali membuka agenda Musrenbang di Kecamatan Ternate Utara yang dilangsungkan di Bukit Bintang Resto.
Di hadapan perwakilan 14 kelurahan, Tauhid menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum musyawarah antara para pemangku kepentingan dalam membahas serta menyepakati berbagai penanganan program prioritas.
“Tuntutan akan hal ini telah dilegitimasi pada Pasal 94 ayat (5) Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi pembangunan daerah,” ujar Tauhid.
Ia bilang, penting kiranya dalam kegiatan tersebut untuk disepakati kegiatan prioritas pembangunan di kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas pembangunan.
Tauhid mengaku bahwa hasil Musrenbang kecamatan akan dijadikan bahan masukan dalam penyusunan Renja Perangkat Daerah tahun 2023 nanti.
“Jadi kebijakan-kebijakan yang telah dirumuskan tersebut, merupakan saripati dari sejumlah aspirasi dan isu-isu aktual yang saya dan Jasri Usman dapatkan saat masa kampanye politik beberapa waktu yang lalu,” tandasnya.
Tauhid kembali menekankan, kebijakan tahun ini ditujukan untuk sinergitas program dan kegiatan pembangunan dengan Pemerintah Pusat dan provinsi. Hal itu dalam rangka pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Moti, Hiri dan Batang Dua.
Ia menyebut, APBD 2022 tentang delapan misi pembangunan dan 14 program prioritas itu sebesar Rp. 974.599.576.401. Dengan rincian: bidang ekonomi dan sumber daya alam Rp 107.626.429.239, bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah Rp. 290.797.177.049,- dan bidang Pemerintahan dan pembangunan manusia Rp. 576.175.970.113.
“Pemerintah Kota Ternate berkomitmen untuk percepatan program pembangunan wilayah kecamatan, dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 30.684.971.066 ditujukan pada pemenuhan berkaitan dengan pelayanan dasar di Kecamatan Ternate Utara,” papar politisi NasDem ini.
Dalam kesempatan itu, Tauhid mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang Kelurahan yang telah dilaksanakan dengan peran aktif masyarakat di tingkat Kelurahan.
“Usulan ini yang nantinya akan dirumuskan bersama dalam Musrenbang Kecamatan untuk dimasukkan ke dalam program prioritas usulan Kecamatan Ternate Utara,” pungkasnya.
Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…