Ahdad Hi Hasan, Kepala Bappeda Litbang Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat
Pemerintah Daerah Pulau Morotai menegaskan komitmennya untuk mengalokasikan beasiswa bagi seluruh mahasiswa beralmamater Universitas Pasifik (Unipas).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bappeda Litbang Morotai Ahdad Hasan. Ia Menyatakan, beasiswa ini juga berhak didapatkan oleh mahasiswa dari Halmahera Utara, Halmahera Tengah, bahkan dari luar Maluku Utara yang kuliah di Unipas.
“Beasiswa pemda terbuka untuk umum, jadi siapapun yang kuliah di Unipas, baik dari Halut, Halteng, Sulawesi, dan daerah lainnya semua memiliki kesempatan untuk mendapatkan beasiswa,” ujar Ahdad saat ditemui, Sabtu, 31 Mei 2025.
Ahdad menyebut Pemda menargetkan ribuan beasiswa untuk mahasiswa di tahun ini. “Ada seribu lebih mahasiswa Unipas yang kita alokasikan untuk mendapat beasiswa, hal ini akan memacu pertumbuhan ekonomi di kabupaten Pulau Morotai,” ujarnya.
Ia bilang, beasiswa hanya diberikan selama masa studi normal, yakni delapan semester atau empat tahun. Jika mahasiswa tidak lulus dalam waktu tersebut, maka beasiswa otomatis dihentikan.
“Untuk beasiswa kita hanya membiayai selama empat tahun atau delapan semester, jadi kita harap para mahasiswa kuliah tepat waktu, jika ada yang lewat waktu maka beasiswanya tetap di hentikan,” tegasnya.
“Sementara untuk besaran beasiswa mahasiswa Unipas itu bervariasi, sesuai dengan tarif dari masing-masing program studi,” tambahnya.
Bahkan, kata dia, Pemda Morotai juga telah menghentikan program beasiswa untuk kampus-kampus di luar morotai. Karena keputusan itu diambil berdasarkan evaluasi yang menunjukan berbagai permasalahan dalam penyaluran bantuan.
“Dan terkait dengan pemberhentian beasiswa dengan kampus-kampus di luar morotai, itu berdasarkan hasil evaluasi terdapat sejumlah problem, diantaranya terdapat sejumlah mahasiswa non morotai yang juga mendapatkan beasiswa,” Jelasnya.
Ia juga menegaskan, jika jurusan yang diambil tersedia di Unipas, maka seharusnya mahasiswa tidak perlu kuliah diluar morotai
“Orang yang kuliah di luar daerah itu masuk dalam kategori mampu, kalau memang jurusannya ada di Unipas kenapa harus keluar, padahal, pemda saat ini lagi berupaya untuk menegerikan Unipas” tutupnya.
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…
Seorang anggota Sat Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripka RD alias Raihan (37) diduga melakukan…
Malut United FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi sepak bola di Maluku Utara. Hal…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, memberikan remisi khusus Idulfitri kepada Warga…