Hasan Muksin, Kabag Kesra Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat
Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalokasikan anggaran senilai Rp. 9 miliar untuk pembiayaan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.
Dari jumlah tersebut, Universitas Pasifik (Unipas) Morotai mendapatkan alokasi Rp. 4 miliar, sementara Rp. 5 miliar lainnya diperuntukkan bagi beberapa kampus lain di luar Morotai, termasuk biaya studi lanjut untuk jenjang strata dua (S2).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pulau Morotai, Hasan Muksin, menjelaskan bahwa proses pencairan dana untuk anggaran tahun 2024 masih menunggu arahan dari Bupati.
“Untuk anggaran kampus Unipas Morotai tahun 2024 itu sementara diproses. Tahap I dan tahap II masih tersisa Rp. 670 juta sekian, dan itu sementara diproses di bagian keuangan. Tapi kami masih menunggu arahan Pak Bupati sebelum bisa dicairkan,” ujar Hasan, Kamis, 6 Maret 2025.
Untuk anggaran pendidikan tahun 2025, Unipas Morotai kembali mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 4 miliar lebih. Namun, pencairan dana tersebut masih tertunda karena MoU antara Pemda dan pihak kampus belum diperbaharui.
“MoU terbaru untuk anggaran 2025 masih menunggu keputusan Pak Bupati. Setelah diperbaharui, barulah anggaran bisa dicairkan,” tambahnya.
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…
Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…
Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…