News

Pemda Taliabu Pasang Target Angka Stunting Menurun di Tahun 2025

Pemerintah daerah Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan penurunan angka stunting di tahun 2025 mendatang.

Hal itu dibuktikan dengan giat aksi penanggulangan masalah stunting yang terus dilaksanakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Aksi penanggulangan ini merupakan langkah utama dalam melakukan pendataan di tingkat kabupaten serta dapat menganalisa perencanaan penanganan stunting Pulau Taliabu pada tahun 2025.

Wakil Ketua TPPS Syamsudin Ode Maniwi mengatakan, giat tersebut juga dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (PP) nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Syamsudin menyebut, angka stunting di Pulau Taliabu menunjukkan fluktuasi yang signifikan pada tahun 2021 sebesar 35,5 persen, turun menjadi 23,7 persen. Sedangkan pada tahun 2022 turun menjadi 11,8 persen dan naik menjadi 30,6 persen.

“Kemudian pada tahun 2023 naik lagi menjadi 6,9 persen,” kata Syamsudin kepada cermat, Kamis, 6 Juni 2024.

Sementara dalam kegiatan penanggulangan itu, kata dia, terdapat beberapa masalah yang terungkap, seperti koordinasi antara TPPS tingkat kabupaten, kecamatan dan desa yang belum maksimal.

“Contohnya pada data keluarga berisiko stunting dinilai tidak tepat sasaran, dan pelaksanaan pada desa-desa menunjukkan bahwa alokasi anggaran sebesar 10 persen dalam menangani masalah stunting belum efektif,” ucapnya.

Syamsudin menuturkan bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan penanganan stunting sejatinya terletak pada giat Posyandu, sayangnya, keterlibatan ibu hamil dan menyusui masih sangat minim.

“Ini harus ada partisipasi aktif dari semua pihak. Seperti yang terlihat di Desa Kilo, pelayanan penambahan darah, konsumsi gizi, dan pelayanan kesehatan psikologis untuk ibu hamil yang sangat diperlukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, langkah-langkah yang perlu diambil antara lain perbaikan koordinasi serta partisipasi masyarakat yang harus lebih aktif.

“Kami menargetkan angka stunting di Pulau Taliabu terus menurun secara signifikan di masa mendatang,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

3 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

3 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

5 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

6 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

6 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

9 jam ago