Tim gabungan mengevakuasi korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Istimewa
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu, 25 Agustus 2024.
Status tanggap darurat ini akan berlaku hingga dua minggu ke depan berdasarkan rapat penetapan status tanggap darurat.
Baca Juga: BNPB: Korban Meninggal Banjir Bandang Ternate Bertambah 13 Orang
“Mulai hari ini penetapan status tanggap darurat sampai dua minggu ke depan”, kata Kordinator Posko Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly, Minggu, 25 Agustus 2024.
Rizal bilang, selain menetapkan status tanggap darurat, dua posko juga telah dibentuk untuk menampung warga terdampak.
“Hari ini kita langsung membentuk posko tanggap darurat sebagaimana amanat UU yang berlaku. Ada dua posko yang kita buat yakni posko pengungsian dan posko evakuasi korban terdampak banjir,” kata dia.
Baca Juga: Potret Duka Banjir Bandang di Kelurahan Rua, Ternate
Untuk posko evakuasi ditetapkan di SD 66 Kelurahan Rua sementara posko pengungsian bertempat di SMK Negeri 4 Kelurahan Kastela.
“Untuk lokasi posko evakuasi ini dipilih karena tak terlalu jauh dari lokasi terjadinya banjir, selain itu untuk mempermudah tim dalam melakukan kordinasi serta mengevakuasi korban nantinya,” jelas Rizal.
Sebagai informasi, banjir bandang Ternate hingga kini telah menewaskan sedikitnya 13 orang berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Operasi pencarian korban juga masih akan berlanjut pada hari kedua besok, Senin, 26 Agustus 2024.
Oleh: Faris Bobero* Bagi mereka, hutan bukan sekadar deretan pohon yang tegak berdiri atau hamparan…
Tim penasihat hukum (PH) dari Law Office LH & Rekan resmi melayangkan surat permohonan informasi…
DPRD Pulau Taliabu, Maluku Utara resmi membentuk panitia khusus (pansus) laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara terus mematangkan Fun Run Morotai 10 kilometer tahun…
Seorang dokter umum di Puskesmas Morodadi, Desa Dehegila, Pulau Morotai, Maluku Utara, berinisial DB, diduga…
Polda Maluku Utara mengambil langkah strategis untuk meredam dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di…