Traffic light Simpang Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Rian/cermat
Sejumlah pengendara menyebut keberadaan traffiglc light di Simpang Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara, memiliki durasi paling lama dibanding lampu lalulintas lainnya.
“Durasinya paling lama ya kalau dibandingkan dengan lampu merah lain. Apalagi cuacanya kalau panas, tong tunggu sampe,” ujar Ismail, pengendara roda dua saat disambangi cermat, Kamis, 7 November 2024.
Ismail yang juga tukang ojek, mengaku, keberadaan rambu lalulintas tersebut baru saja difungsikan lagi sejak Juni 2024 lalu setelah puluhan tahun padam.
“Rambu lalulintas di Simpang Gamalama itu memang baru kembali difungsikan pada Juni 2024 lalu, setelah sekitar 30 tahun,” katanya.
Kendati memiliki durasi terlama, kata dia, pengaktifan kembali lampu merah Simpang Gamalama menunjukkan bahwa ada perhatian pemerintah membenahi arus lalulintas di Kota Ternate.
“Mungkin bisa ditanyakan ke pihak terkait kenapa durasinya agak lama, padahal yang lain tidak. Saya perkirakan bahkan durasinya bisa sampai satu menit lebih,” ujarnya.
“Kalau sering lewat sini ada pengendara lain juga mengeluh soal durasinya. Makanya harus diperbaiki,” kata dia mengakhiri.
Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pulau Taliabu berada pada angka 50,15 persen dari target capaian…
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur resmi menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran berteknologi modern dari…
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pulau Taliabu, Maluku Utara mengusulkan anggaran rehabilitas infrastruktur…
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara membentuk tim khusus untuk mendata sekaligus menertibkan aktivitas pertambangan emas…
Aktivitas mobil trailer pengangkut kontainer milik PT Natural Indococonut Organik (NICO) di Kabupaten Halmahera Utara…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara, Maluku Utara, terus…