dr. Diana Pinangkaan, yang sebelumnya menjabat sebagai dirut RSUD Soekarno. Foto: Aswan Kharie/cermat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotau, Maluku Utara terus memperkuat layanan kesehatan melalui dukungan dari Kementerian Kesehagan (Kemenkes). Pada awal 2026, Morotai memerima bantuan puluhan alat kesehatan (alkes), termasuk 40 unit oksigen konsentrator.
Bantuan tersebut bersumber dari APBN melalui hibah Kemenkes dengan nilaj memcapai Rp854.587.000. Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai, dr. Diana Pinangkaan mengatakan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan di fasilitas dl fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas.
“Selain oksigen konsentrator, Pemkab Morotai juga mendatangkan berbagai jenis alkes lainnya yang tersebar disejumlah puskesmas. Diantaranya dental unit untuk tiga puskesmas, mikropipet di sembilan puskesmas, serta pompa infus di tiga puskesmas,” kata Diana, Kamis, 2 April 2026.
Kemudian, ia bilang, terdapat pula boks bayi di satu puskesmas, kursi roda di empat puskesmas, dan laringostop di satu puskesmas. “Sementara, kursi gigi lapangan disalurkan ke lima puskesmas, dan lampu tindakan ke empat puskesmas,” jelasnya.
Tak hanya itu, kata dia, alkes lainnya seperti thermal ablation di tiga puskesmas sanitarian kit di delapan puskesmas, CO2 analyzer di empat puskesmas.
“Ada juga spirometer untuk empat puskesmas juga. Pengadaan alkes tersebut bersumber dari proyek SOPHI (Strengthening of Primary Care in Indonesia),” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya peningkayamnkualitas layanan kesehatan primer di Morotai.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga tenga mengusulkan pemenuhan infrastruktur layanan primer untuk tahun 2026.
“Usulan tersebut memcakup renovasi dan penambahan ruang di tiga puskesmas, yakni Tiley, Bere-Bere, dan Sopi,” terangnya.
“Total anggarannyang diusulkan sebesar Rp 3,6 miliar yang bersumber dari APBN melalui hibah Kemenkes,” tambah Diana.
Ia menambahkan, usulan ini diajukan karena di Provinsi Maluku Utara hanya terdapat tiga kabupaten yang menjadi prioritas, salah satunya Morotai.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anggawira, meminta Tim Caretaker BPD HIPMI Maluku Utara tetap melanjutkan pelaksanaan…
Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD HIPMI Maluku Utara dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.…
Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Sjah, resmi mengukuhkan Panitia Pelaksana Festival Legu Tara No Ate Kesultanan…
Badan Pengurus Daerah (BPD) Perkumpulan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (PERUATI) Pulau Morotai, Maluku Utara…
Aliansi warga di Teluk Weda bersama Gerakan Save Sagea dan warga Lelilef Woebulen menggelar aksi…
Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Taliabu, Maluku Utara, diduga tidak mengantongi izin pengelolaan limbah…