Syahril-Makmur dan partai koalisi usai melakukan konferensi pers. Foto: Amat/cermat
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Syahril Abdur Radjak dan Makmur Gamgulu resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Maluku Utara.
Pasangan dengan akronim BERSINAR tersebut tiba di Kantor KPU Kota Ternate didampingi oleh para simpatisan dan pimpinan parpol yakni, Gerindra, PKB, Golkar, PAN, PBB, dan PPP.
Syahril Abdul Radjak dalam konferensi persnya mengatakan, jika dirinya diusung oleh 6 parpol untul bertarung di Pilwako Kota Ternate.
“Kami namakan koalisi ini Ternate Bersinar,” kata Syahril, Rabu, 28 Agustus 2024.
Ia bilang, Ternate bersinar merupakan akronim dari bersih, sehat, indah dan pintar yang merupakan pilar dari misi yang akan dijalankan.
“Visi kami Ternate bersinar di 2029. Bersinar sendiri memiliki makna dari gelap menjadi terang, selain dari pada itu bersinar memiliki akronim bersih, sehat, indah dan pintar, ini merupakan pilar dari misi kami.
Tak lupa pula, Syahril mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sampai pada pendaftaran dirinya dan Makmur.
“Sebagai calon Wali Kota saya mengucapkan terimakasih kepada koalisi partai tadi, dan kami juga berterimakasih kepada tim relawan, pendukung dan simpatisan yang telah bekerja dari awal sampai hari ini sehingga berkas kami dinyatakan lengkap dan menuju ke tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan,” ucap Syahril.
Sementara itu, Makmur Gamgulu mengungkapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada warga Kelurahan Rua.
“Olehnya itu kami menyematkan pita hitam ini sebagai simbol bela sungkawa itu dan pada saat menuju ke KPU tadi tidak ada bunyi-bunyian,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…