News

Polda Maluku Utara Pastikan Nasib Bupati Frans Manery Menunggu Gelar Perkara

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, akan memastikan nasib Bupati Halmahera Utara, Frans Manery, yang dilaporkan sejumlah Kader GMKI Cabang Tobelo.

Ada 3 laporan yang diajukan GMKI Cabang Tobelo, di antaranya terkait pengancaman terhadap nyawa. Kedua tentang pengrusakan, dan ketiga terkait dengan pelanggaran Undang-undang No 12 Tahun 1951.

Dari hasil gelar perkara nantinya, Bupati Frans bisa saja menjadi tersangka atau kasus tersebut dihentikan melalui Restoratif Justice (RJ).

Direktur Reskrimum Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Edy Wahyu kepada cermat mengatakan, dalam kasus ini tim penyidik harus memeriksa saksi tambahan pendalaman.

“Untuk progresnya lebih lanjut, menunggu hasil gelar perkara,” jelas Edy ketika ditemui diruang kerjanya, Senin, 20 Januari 2025.

Edy menambahkan, gelar perkara yang dilakukan tim penyidik nantinya, hasilnya bisa saja berlanjut hingga adanya penetapan tersangka, ataukah dihentikan melalui RJ.

“Hasilnya apakah adanya penetapan tersangka, apakah ada RJ, semua akan dilihat dari banyak sisi. Orientasi kita kan sejarang pada korban. Jadi nanti kita lihat hasil gelar,” tegasnya.

Mantan Direktur Resnarkoba Polda Maluku Utara ini mangaku dirinya merupakan penajabat baru, yang masih inventarisir kasus-kasus, sehingga bisa memprioritaskan kasus untuk diselesaikan. “Salah satunya kasus ini, karena ini jadi perhatian publik juga kan,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Secangkir Teh Rempah Ternate untuk Dunia

Di lantai dua sebuah gedung di Kawasan Pantai Falajawa, kedai yang baru saja dibuka itu…

2 jam ago

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

15 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

19 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

2 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

2 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

3 hari ago