Mapolda Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat
Polda Maluku Utara merespons tuntutan Aliansi Keluarga Tobelo-Galela tentang kasus kematian almarhum Rio Honorer Disperkim yang dinilai janggal.
Almarhum Rio menghembuskan nafas terakhir Rumah Sakit Umumu Daerah (RSUD) Ir Soekarno, karena tanganya teriris benda tajam.
Tuntutan keluarga almarhum Rio ini untuk meminta kasus diambil alih karena keluarga tidak lagi percaya terhadap penanganan kasus yang di tangani Polres Morotai.
Harapan pihak keluarga, Polda Maluku Utara bisa mengungkap kasus kematian almarhum Rio. Karena 2 kali keluarga mendatangi Polres Pulau Morotai hanya mencari keadilan.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Bambang ketika ditemui cermat di Mapolda, mengatakan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) akan mempertanyakan perkembangan kasus ke Polres.
“Tentunya dari pembina fungsi dari Ditreskrimum nanti akan melakukan Asistensi, sejauh mana proses penanganan di Polres,” jelas Bambang, Selasa, 4 Juni 2024.
Bambang bilang, soal tuntutan keluarga almarhum soal kasus diambil alih dari Polres ke Polda tentunya itu, menunggu kebijakan dari Direktur Reskrimum Polda Maluku Utara, Kombes Pol Asri Effendy.
“Terkait apa diambil alih atau tidak itu kebijakan Direktur Reskrimum. Karena nanti ada asistensi selaku pembina fungsi,” pungkasnya.
Diketahui, dalam kejadian itu, di TKP tepat di depan rumah rekan korban, banyak dara berhamburan. Kabarnya korban memukul kaca rumah sehingga tangannya teriris.
Tetapi, ada pula sejumlah luka selaim irisan yang lumayan panjang di tangan kanan. Bahkan di belakang korban juga ada luka dan lebam.
Menurut pihak Polres Pulau Morotai, di saat kejadian, almarhum sempat cekcok bersama rekanya. Dan, di TKP termasuk ada 2 anggota Polres Pulau Morotai yang sempat melerai.
—-
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…
Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…
Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…