News

Polda Malut Selidiki Tiga Tempat Penjualan Minyakita yang Tak Sesuai Takaran

Polda Maluku Utara menemukan adanya praktik penjualan Minyakita yang tidak sesuai takaran di tiga kabupaten/kota saat melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Temuan ini diungkap oleh tim gabungan dari Subdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara bersama tiga Polres jajaran. Tiga wilayah yang terindikasi terjadi pelanggaran adalah Kota Ternate, Pulau Morotai, dan Kepulauan Sula.

Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Asri Effendy, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Ada tiga lokasi yang ditemukan anggota, yaitu di Ternate, Morotai, dan Sula. Untuk kabupaten/kota lainnya sejauh ini belum ada temuan,” ungkap Asri pada Senin, 24 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa setelah temuan itu, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memanggil pemilik distributor untuk dimintai keterangan.

“Anggota sudah melakukan pemeriksaan, tidak hanya di Ternate, tetapi juga di Morotai dan Sula. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, dan diharapkan segera rampung karena fakta-fakta sudah jelas,” ujarnya.

Untuk di Kota Ternate, sebanyak 80 dus Minyakita telah diamankan sebagai barang bukti dan dititipkan di gudang sementara. Sementara itu, sebagian barang hanya diambil sebagai sampel untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Selain para distributor, pihak kepolisian juga berencana meminta keterangan dari perusahaan yang memproduksi Minyakita. Salah satu perusahaan yang disebut terkait dengan temuan di Ternate adalah CV Berkah Abadi Indonesia, yang beralamat di Cianjur, Jawa Barat.

“Saat ini, distributor sudah dimintai klarifikasi. Setelah semua fakta terkumpul, kami akan mengembangkan penyelidikan ke perusahaan yang memasok Minyakita ke Maluku Utara,” pungkas Asri.

redaksi

Recent Posts

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

12 jam ago

Kebudayaan Lokal, Fondasi Pembangunan Halmahera Tengah: Saatnya Masuk Muatan Lokal

Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…

13 jam ago

Cerebrum-Cerebellum!

Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…

13 jam ago

DLH Morotai Olah Limbah Pasar Jadi Kompos

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…

13 jam ago

Fitrawan Popa Jabat Camat Morselbar, Rio Pawane Minta Perkuat Pelayanan Warga

Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…

13 jam ago

Jarak Pandang di Morotai Menurun akibat Kabut Asap, Nelayan Diminta Ekstra Hati-hati

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…

1 hari ago