News

Polisi di Halut Rogoh Uang Pribadi Rp 55 Juta Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Ruko, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Bripka Jemstison Pangkey, rela mengeluarkan Rp 55 juta dari kantong pribadinya demi membantu mengatasi krisis air bersih yang melanda masyarakat.

Krisis tersebut terjadi di Desa Ruko dan Desa Kokota Jaya, di mana warga mengalami kesulitan air bersih selama kurang lebih satu bulan. Kondisi ini dipicu oleh kerusakan mesin pompa milik PDAM Halmahera Utara yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air.

Upaya mencari solusi pun dilakukan melalui pertemuan antara pihak PDAM dan kedua kepala desa. Dalam pertemuan itu, Bripka Jemstison turut hadir. Tak sekadar memberi masukan, ia langsung mengambil langkah nyata dengan berinisiatif menanggung biaya perbaikan mesin pompa, agar distribusi air bersih bisa segera kembali normal.

Kehadiran Bripka Jemstison di tengah masyarakat Desa Ruko dan Kokota Jaya membawa dampak positif yang nyata. Ia tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berhasil membangun kedekatan emosional dengan warga.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, memberikan apresiasi atas tindakan anggotanya tersebut. “Ini bukti nyata pengabdian Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Kepedulian seperti ini patut menjadi contoh,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.

Sementara itu, Bripka Jemstison mengaku apa yang dilakukannya murni didorong oleh empati. “Melihat warga kesulitan air bersih, saya merasa terpanggil untuk membantu semampu saya,” ungkapnya.

Rasa terima kasih pun datang dari warga. Yano Tidore, salah satu warga Desa Ruko, menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat.

“Sudah lebih dari sebulan kami kesulitan air bersih. Kehadiran Bripka Jemstison benar-benar menyelamatkan kami. Ini bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata bagi masalah sosial,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Potongan Dana Dacil di Taliabu Disorot, AP2T: Dugaan Korupsi Terstruktur dan Berjamaah

Isu dugaan pemotongan dana Daerah Terpencil (Dacil) atau insentif bagi guru di Pulau Taliabu, Maluku…

3 jam ago

Tak Satupun Kasus Korupsi Terungkap, Praktisi Hukum Sebut Kejari Taliabu “Mandul”

Kinerja lembaga Adhyaksa di Pulau Taliabu, Maluku Utara, kembali menjadi sorotan. Hingga kini, belum ada…

5 jam ago

Hadiri Halalbihalal di Morselbar, Bupati Ajak Warga Jaga Persatuan

Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, berkesempatan menghadiri kegiatan halalbihalal di Kecamatan Morotai Selatan…

5 jam ago

Polisi Buru Dua DPO Pelaku Tambang Ilegal di Halmahera Utara

Polres Halmahera Utara, Maluku Utara, resmi menetapkan dua tersangka kasus Penambangan Tanpa Izin (PETI) sebagai…

6 jam ago

Tinta Kebaikan Irfan Ahmad

Oleh: Faris Bobero “Tinta kebaikan tak pernah kering. Ia hidup dalam tulisan,” kata itu diucapkan…

11 jam ago

Masa Tanggap Darurat, Pemkot Ternate Longgarkan Sistem Kerja ASN di Batang Dua

Pemerintah Kota Ternate memberikan fleksibilitas khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan…

12 jam ago