10 container berisi kayu besi yang dilidik Polres Halmahera Tengah. Foto: Istimewa
Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara, melakukan penyelidikan 10 container berisi kayu yang diduga ilegal karena tidak memiliki kelengkapan dokumen/administrasi di pelabuhan Weda.
Kayu yang diketahui jenis Merbau (kayu besi) ini akan diangkut menggunakan kapal tol laut untuk dikirim ke Surabaya, Jawa Timur. Kayu tersebut diketahui milik Nikson dan Ibrahim.
Saat polisi melakukan penyelidikan, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutan (BPPH LHK) Wilayah Maluku Papua tiba-tiba datang memasang police line di 10 container pada Minggu, 28 Mei 2023.
BPPH LHK bahkan tidak berkoordinasi untuk pendampingan dari Polres Halmahera Tengah, maupun Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, saat memasang police line.
Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Faidil Zikri kepada cermat, membenarkan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan masalah tersebut.
“Kami sedang lidik soal kayu di dalam 10 container,” jelas Faidil, Selasa, 30 Mei 2023.
Faidil menambahkan, pihaknya lebih dulu melakukan penyelidikan kasus ini, bahkan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.
“Kami sudah lakukan penyelidikan duluan, karena kemarin juga sudah diperiksa dari Reskrim,” akuinya.
Faidil bilang, pemeriksaan pihak-pihak itu terkait kelengkapan izin dan administrasi kayu yang berada dalam 10 container.
“Kemarin sudah berjalan pemeriksaan, hari ini pemeriksaan lagi,” pungkasnya.
——–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Risno La Bami resmi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Partai Ummat Pulau Morotai, Maluku Utara. Penetapan…
Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memanggil PT Feni Haltim dan Antam Group untuk memberikan…
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Maluku Utara, terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas literasi…
Seluruh korban yang dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, berhasil…
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam aliansi lintas kabupaten/kota di Halmahera menggelar aksi unjuk rasa…
Pesta Babi, film bergenre dokumenter garapan jurnalis investigasi Dhandy Laksono dan Cypri Dale makin masif…