News

Praktisi Hukum Sebut Kadishub Ternate Bikin Pembohongan Publik

Langkah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate, Maluku Utara, menerapkan penarikan retribusi di jalur masuk zona ekonomi terpadu (ZET) menuai kritik dari berbagai kalangan.

Sebelumnya, Kepala Dishub Ternate, Mochtar Hasyim, menyampaikan langkah penarikan retribusi di jalur ZET untuk memaksimalkan PAD.

Menanggapi hal itu, praktisi hukum, Muhammad Tabrani Mutalib, mengatakan tidak ada satu pun peraturan daerah dengan nomenklatur khusus mengenai penarikan retribusi di kawasan ZET.

“Yang ada hanya Perwali Nomor 23 Tahun 2018 tentang Penataan Zona Industri Kecil dan Menengah Kepariwisataa,” katanya, Kamis, 8 Juni 2023.

Dengan demikian, kata Tabrani, langkah Dishub berupa penarikan retribusi di jalur ZET adalah tindakan illegal atau melanggar hukum.

Sebab, jika merujuk pada Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, yang dimaksud objek retribusi adalah pelayanan parkir di tepi jalan umum.

Sedangkan subjek retribusi adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan atau menikmati pelayanan di tepi jalan umum. “Tercantum pada vide Pasal 3 Ayat 1 Perda Nomor 13 Tahun 2011,” jelasnya.

Selain itu, kata Tabrani, yang dimaksud dengan parkir adalah tidak bergeraknya suatu kendaraan bermotor/tidak bermotor yang bersifat sementara.

Sedangkan tempat parkir adalah lokasi yang secara khusus disediakan, dimiliki, atau dikelola oleh pemerintah daerah meliputi pelataran parkir, taman parkir, dan gedung parkir.

“Itu tidak termasuk yang disediakan atau dikelola oleh pihak swasta,” jelas Tabrani.

Menurutnya, tidak ada satu pun ketentuan pada pasal yang menerangkan adanya tarif di kawasan ZET. “Artinya, pernyataan Kadishub merupakan pembohongan publik,” tandasnya.

Bagi Tabrani, statemen tersebut menunjukan bahwa masyarakat dalam pemikiran pejabat publik seperti kucing yang mudah dibodoh-bodohi.

“Bisa disimpulkan bahwa wali kota turut bersama OPD-nya dalam hal ini Kepala Dishub, telah melakukan tindakan melawan hukum,” tegasnya.

_________

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

Editor  : Nurkholis Lamaau

redaksi

Recent Posts

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

8 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

11 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

1 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

1 hari ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

2 hari ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

2 hari ago