News

Ramai Anak Punk di Ternate, Satpol PP: Warga Tidak Perlu Resah

Satpol PP dan Linmas Kota Ternate menyampaikan imbauan agar warga tidak perlu merasa resah dengan kehadiran sejumlah komunitas punk.

Kepala Satpol PP Fhandy Mahmud mengatakan, kehadiran berbagai komunitas punk di Ternate karena mereka tengah menggelar kegiatan.

“Jadi masyarakat tidak perlu resah dan kaget soal keberadaan mereka (anak punk) di Kota Ternate. Mungkin penampilan mereka bagi kita kurang baik, tapi bagi mereka itu seni, jadi tidak perlu kaget,” kata Fhandy dalam keterangannya kepada cermat, Kamis, 3 Oktober 2024.

Fandy menyebut ramainya keberadaan anak punk di Ternate saat ini hanyalah untuk menghadiri kegiatan komunitas yang diselenggarakan di Area Benteng Oranje.

“Setelah saya tanyakan terkait kedatangan mereka di Ternate, ternyata mereka diundang oleh komunitas anak-anak band punk yang menggelar kegiatan di dalam Benteng Oranje,” kata Fandy.

Anak-anak punk ini, menurut dia, sebelumnya pernah berada di Kota Ternate pada tahun 2017, hanya saja mereka dipulangkan oleh pemerintah karena tidak memiliki izin domisili.

“Dan ketika kami konfirmasi ke mereka ternyata mereka ini dari Sulawesi Selatan dan berjumlah 30-40 orang, tapi malam ini sebagian akan kembali ke daerah asal dan sebagian lagi akan ke Halmahera Tengah untuk bekerja,” jelas Fandy.

Fandy bilang, Satpol PP dan Linmas Kota Ternate telah menerima 17 aduan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan anak punk di Kota Ternate.

“Setelah menerima aduan itu, Satpol PP langsung bergerak cepat melakukan penertiban dan berhasil mengamankan 9 orang di sekitar lampu merah Gamalama, 11 orang di Benteng Oranje di malam hari, dan 7 orang di siang hari di lokasi yang sama,” ujarnya.

Fandy mengatakan, Satpol PP dan Linmas Kota Ternate membuka layanan pengaduan untuk masyarakat.

“Untuk layanan aduan bisa langsung ke media sosial Facebook praja wibawa ternate, Instagram satpolpp_ternate dan
Watsapp 081325591920,” ujarnya.

——

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

redaksi

Recent Posts

2 Kali Mangkir, Polres Halmahera Tengah Upaya Paksa Tangkap Oknum Anggota DPRD

Polres Halmahera Tengah, mengambil langkah tegas melakukan upaya paksa terhadap oknum anggota DPRD dengan inisial…

4 jam ago

Polda Malut Terima 32 Senjata Api Ilegal dan 358 Butir Amunisi dari Masyarakat

Polda Maluku Utara menerima 32 senjata api dan 358 butir amunisi yang diserahkan masyarakat secara…

15 jam ago

Pasokan Solar Terbatas, Siantan Ternate Terapkan Ganjil-Genap Plat Kendaraan

Di tengah keterbatasan pasokan solar di Kota Ternate, PT Siantan Ternate menerapkan sistem penyaluran berdasarkan…

20 jam ago

Sambut Hari Jadi Propam Polri Ke-24, Polres Taliabu Salurkan Bansos

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…

1 hari ago

Dugaan Galian C Ilegal di Jalan Villa Dukono Kembali Beraktivitas, Pencopotan Garis Polisi Dipertanyakan

Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…

1 hari ago

Event TEMU 2026 Sajikan Kelas Puisi di IAIN Ternate

Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…

1 hari ago