Advetorial

Realisasi Investasi DPMPTSP Kota Ternate pada Triwulan I 2024 Capai 56 Miliar

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI merilis data hasil realisasi investasi triwulan I (Januari-Maret) tahun 2024 untuk seluruh daerah di Indonesia.

Realisasi investasi yang dirilis melalui aplikasi Nasional Single Window Investment (NSWi) mencatat Kota Ternate realisasi investasi sebesar Rp 56.540.902.842.

Nilai realisasi ini menunjukan angka penurunan 5,8 % dibandingkan dengan realisasi investasi  Triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2023, yang mana pada triwulan ke IV realisasi Kota Ternate mencapai Rp 60.004.896.900.

Sedangkan jika dibandingkan dengan realisasi pada triwulan I (Januari-Maret) tahun 2023 sebesar Rp 57.452.282.802 maka terjadi penurunan sebesar 1,58 %. Untuk penyerapan  tenaga kerja pada triwulan I tahun 2024 ini tercatat 258 orang dengan rasio sebesar 2,58 %.

Kepala DPMPTSP Kota Ternate, Bahtiar Teng melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal DPMPTSP Kota Ternate Suryaningsih mengatakan, terkait penurunan realisasi investasi di Kota Ternate pada triwulan I tahun 2024 ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti fluktuasi pasar, perubahan regulasi, kondisi ekonomi global dan juga kinerja perusahaan yang belum memenuhi ekspektasi.

Ia bilang, setelah menerima gambaran terkait realisasi investasi di Kota Ternate triwulan I tahun 2024 ini nantinya menjadi evaluasi kinerja investasi di Kota Ternate untuk kedepannya menjadi perhatian bagi seluruh pihak baik pemerintah Kota Ternate melalui DPMPTSP serta seluruh pelaku usaha yang ada di Kota Ternate, agar kedepannya realisasi investasi Kota Ternate akan naik. Begitu juga dengan rasio penyerapan tenaga kerjanya.

“Bagaimanapun juga, realisasi investasi ini merupakan hasil dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilakukan oleh para pelaku usaha, oleh karena itu menjadi perhatian yang serius untuk pelaku usaha agar dapat menyampaikan laporan LKPM setiap 3 bulan sekali atau 4 kali dalam setahun,” kata Suryaningsih, Selasa, 14 Mei 2024.

“DPMPTSP sendiri melalui Bidang Penanaman Modal sudah menyiapkan tenaga pendamping LKPM yang siap mendampingi para pelaku usaha dalam menyampaikan laporan LKPM setiap 3 bulan sekali,” pungkas Suryaningsih.

—-

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Formapas Malut Minta Penanganan Karhutla di Taliabu Secara Terpadu dan Berbasis Mitigasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendapat perhatian serius. Kobaran…

5 jam ago

DKP Morotai Buka Pendampingan Perizinan Rumpon bagi Kelompok Nelayan

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai, Maluku Utara, membuka pendampingan bagi kelompok nelayan, Kelompok…

9 jam ago

AKP Joy Sianipar, Perwira Polda Maluku Utara yang Fokus Lindungi Anak

Nama AKP Joy Ananda Putra Sianipar, S.I.K., kini cukup dikenal dalam penanganan kasus tindak pidana…

11 jam ago

Pasang Baliho Sambut Kapolda, Warga Bido Morotai Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Niat memasang baliho untuk menyambut kunjungan Kapolda Maluku Utara berujung petaka. Samuel Lagau (60), warga…

11 jam ago

NHM Terima Penghargaan Aksi Kemanusiaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026

Komitmen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dalam mendukung aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana kembali mendapat…

15 jam ago

Baleg DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan, Kriminalisasi Jadi Sorotan

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Perhimpunan Pembela Masyarakat…

15 jam ago