Malut United dalam laga tandang lawan Sepen Padang di Gelora Hi. Agus Salim. Foto: Malut United Officer
Malut United membawa pulang satu poin dari markas Semen Padang setelah bermain imbang 2-2 dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora H. Agus Salim, Jumat, 20 Februari 2026.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menilai hasil tersebut cukup adil melihat jalannya pertandingan.
“Hasil cukup adil, laga berjalan bagus. Alhamdulillah Malut United meraih poin di Padang,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers usai laga.
Tampil sebagai tim tamu, Malut United langsung bermain agresif sejak menit awal. Skuad berjuluk Laskar Kie Raha itu mampu memaksimalkan enam percobaan tembakan di babak pertama menjadi dua gol.
Gol pembuka dicetak Tyronne Del Pino pada menit ke-22. Keunggulan Malut United bertambah pada menit ke-39 melalui bek Nilson Junior yang memanfaatkan assist Igor Inocencio.
Penampilan impresif Safrudin Tahar dan kolega membuat Malut United mampu unggul dua gol di tengah permainan terbuka kedua tim. Tuan rumah menutup babak pertama dengan delapan percobaan tembakan, empat di antaranya tepat sasaran.
Namun, memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Perubahan strategi tuan rumah membuahkan hasil dengan dua gol balasan dari enam percobaan tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang yang dikawal Alan Jose Bernardon.
Alan tampil impresif dengan mencatatkan tujuh penyelamatan hingga pertengahan babak kedua. Namun, performa gemilangnya belum cukup untuk menghindarkan Malut United dari kebobolan dua gol.
Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Safrudin Tahar menerima kartu kuning kedua di penghujung laga, memaksa Malut United bermain dengan 10 orang.
“Semen Padang melakukan perubahan di babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas pertandingan,” kata Hendri.
Tambahan satu poin membuat Malut United tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Mereka terpaut lima angka dari Borneo FC di posisi ketiga yang mengoleksi 46 poin dari 20 laga.
Sementara itu, Persija Jakarta naik ke peringkat kedua usai menang 2-1 atas PSM Makassar pada hari yang sama. Persija kini mengumpulkan 47 poin dari 22 pertandingan, jumlah yang sama dengan pemuncak klasemen Persib Bandung yang masih memiliki dua laga lebih banyak.
“Secara matematis, hasil imbang di Padang cukup merugikan Malut United. Tapi, inilah sepak bola,” tutur Hendri.
Pada pekan ke-23, Malut United dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa, 24 Februari 2026.
“Semua pemain telah bekerja keras hingga meraih satu poin di Padang. Semoga kami bisa mendapatkan tiga poin di laga selanjutnya,” ujar Taufik Rustam mewakili pemain Malut United.
Selamat menjalankan ibadah puasa. Hari ini, Sabtu, 21 Februari 2026, memasuki hari ketiga ibadah pada…
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, dikabarkan akan melakukan…
Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi merilis jadwal imsakiyah dan buka puasa di berbagai daerah,…
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono kembali mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak melakukan pelanggaran…
Tidak hanya dikenal sebagai daerah yang memiliki pantai eksotik di Maluku Utara, Pulau Morotai menyediakan…
Upaya peredaran narkotika jenis ganja di Kabupaten Halmahera Tengah kembali digagalkan aparat kepolisian. Tim Direktorat…