Truk yang dikendarai korban terperosok ke jurang kawasan Desa Bere-Bere, Pulau Morotai. Foto: Istimewa
Seorang sopir bernama Sut, warga Desa Pandanga, Pulau Morotai, Maluku Utara mengalami kecelakaan. Truk bermuatan material perusahaan yang dikendarainya terperosok ke jurang di wilayah Kecamatan Morotai Utara, sekitar pukul 11.00 WIT, Sabtu, 13 Juli 2024.
“Jadi truk ini dikontrak oleh PT Labrosco untuk angkat pasir. Saat masuk Desa Bere-Bere, ada tanjakan. Begitu naik truk ini pun terperosok. Remnya juga diduga blong. Supirnya langsung dibawa ke Puskesmas Bere-bere,” kata saksi mata, Ewa (38 tahun).
Ongen, kakak korban ketika dikonfirmasi mengaku korban yang mengalami kecelakaan itu adalah adiknya dan sekarang masih dirawat di RSUD Ir Soekarno.
“Dari hasil ronsen tulang kepala dan bahu ada retak jadi dorang dari dokter masih tahan untuk dilakukan perawatan di rumah sakit,” kata dia kepada cermat, Sabtu, 13 Juli 2024 lalu.
Ongen menyayangkan karena insiden tersebut tak mendapat perhatian khusus dari PT Labrosko.
“Sebelumnya saat di puskesmas memang dari PT Labrosko ada yang datang, tetapi begitu di RSUD tidak lagi. Saya berharap pihak Labrosko bertanggung jawab karena ini jam kerja dan kalau di luar jam kerja mungkin bisa lepas tangan biar jangan bikin bodoh torang,” ujarnya.
Ongen pun menilai perusahaan tersebut seolah-olah lepas tangan dan enggan mau bertanggung jawab.
Sementara itu, Manajer Lapangan PT Laborsco, Ferry Frissart, mengaku truk yang terperosok di jurang itu bukan milik perusahaan dan tak menjadi tanggungjawab pihaknya.
“Bukan mobil kita itu pak. Itu dikontrak Pt Garuda Satria Langit. Info dari lapangan, remnya sudah blong dan filternya. Menurut sopir temannya korban yang saya tanya tadi sesama sopir kontrak,” kata Ferry.
Ia mengungkapkan, Itu kelalaian dari pemilik. Dan orang lapangan PT Garuda Satria Langit sudah membantu evakuasi korban dan dibawa ke puskesmas Bere-Bere kemudian lanjut ke RSUD.
“Termasuk perusahaan mengerahkan tronton dan alat berat untuk membantu mengeluarkan mobil dum truk. Evakuasi kendaraan sementara berlangsung,” jelasnya.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…