Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng. Foto: Istimewa
Ombudsman RI menerima sejumlah konsultasi dan pengaduan dari peserta seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun Anggaran 2024 yang telah dinyatakan lulus, namun menghadapi penundaan pengangkatan.
Sesuai mekanisme kerja Ombudsman, peserta diarahkan terlebih dahulu untuk melaporkan permasalahan ini ke instansi terkait, yakni Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebagai bagian dari tugas pengawasan, Ombudsman menilai perlu adanya langkah evaluatif dari pemerintah dalam menangani masalah ini. Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, menekankan bahwa penundaan pengangkatan CASN berdampak langsung pada efektivitas pelayanan publik.
“Penundaan ini berpengaruh terhadap kinerja birokrasi. CASN adalah motor utama dalam pelayanan publik di instansinya masing-masing. Jika ribuan tenaga kesehatan di suatu daerah belum diangkat dalam waktu lama, layanan kesehatan bisa terganggu,” ujar Robert dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Maret 2025.
Lima Langkah yang Perlu Diambil Pemerintah
Ombudsman RI mengusulkan lima langkah strategis bagi pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini:
Ombudsman Siap Menerima Laporan Masyarakat
Sebagai langkah terakhir, Ombudsman RI mengajak masyarakat yang mengalami atau menyaksikan tindakan maladministrasi dalam seleksi CASN 2024 untuk melapor melalui kanal resmi Ombudsman, baik di pusat maupun di perwakilan di 34 provinsi.
“Jalur pengaduan resmi ini merupakan mekanisme kelembagaan yang tersedia bagi masyarakat dalam memperjuangkan keadilan administrasi dan hak demokrasi mereka,“ tutup Robert.
Kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, Halmahera Utara,…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara resmi mengeluarkan surat edaran tentang pengendalian kegiatan galian…
“Kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan menutup pertandingan kandang terakhir musim ini dengan raihan…
Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera (PT MMS), Dirk Soplanit, menegaskan keseriusan Malut United FC…
Anggota Komite III DPD RI, Hasbi Yusuf, angkat bicara terkait dugaan keterlibatan pejabat di Morotai…
Seluruh Puskesmas di Pulau Morotai, Maluku Utara mengikuti kegiatan pembinaan dan pemetaan sarana prasarana kesehatan…