Lokasi pekerjaan jalan lingkar Akesako yang menggunakan anggaran swadaya masyarakat. Foto: Muhammad Ilham Yahya/cermat
Warga RT 01/RW 02 di lingkungan Totalo, Kelurahan Dufa-dufa, Ternate Utara, Kota Ternate, membangun jalan secara swadaya.
Salah satu warga, Sarfun Basri (46), mengatakan pembangunan jalan itu penting karena merupakan jalur penghubung antara lingkungan Ake Sako dengan Totalo.
“Jalan ini juga merupakan satu-satunya jalur evakuasi warga saat banjir lahar dingin keluar akibat dari erupsi gunung Gamalama,” katanya, Rabu, 24 Mei 2023
Apun, sapaan akrab pria ini menjelaskan, jalan ini telah berulang kali diusulkan setiap musrembang tingkat kelurahan, tapi baru 3 tahun terakhir dibuka.
“Jalan ini sudah hampir 20 tahun sejak diusulkan pertama kali. Hampir 5 lurah berganti tapi sama saja, jalan ini tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah kelurahan maupun kota. Akhirnya warga secara swadaya patungan. Alhamdulillah di 3 tahun kemarin jalan ini akhirnya bisa dibuka,” tambahnya.
Dalam patungan itu, warga juga bekerja sama dengan perkumpulan orang Sumatera di lingkungan sekitar.
“Bukan hanya jalan saja. Ada juga jembatan dan deker yang kami buat. Ini semua mandiri tanpa ada bantuan sepeser pun dari pemerintah,” sambungnya.
Apun bilang, pemerintah kota lewat kelurahan sudah harusnya turun dan mengecek situasi dan kondisi infrastruktur yang ada di situ.
“Jangankan turun mengukur, turun lihat saja tidak pernah,” sesalnya.
Sementara Lurah Dufa-dufa, Ilham Hamid mengaku tidak mengetahui adanya swadaya bangun jalan yang dilakukan oleh warga di lingkungan Rt 01/Rw 02.
“Informasi seperti ini itu harus disampaikan oleh RT, tapi yang terjadi di lapangan itu banyak RT yang sudah tidak lagi aktif,” ujarnya.
Ilham menjelaskan, kelurahan saat ini tidak memiliki anggaran sama sekali, sehingga pemerintah kelurahan tidak bisa berbuat banyak.
“Anggaran DPK itu belum cair sampai sekarang, makanya kami belum bisa berbuat, mau ambil uang dari mana,” pungkasnya.
——–
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Ghalim Umabaihi
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…
Seorang anggota Sat Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripka RD alias Raihan (37) diduga melakukan…
Malut United FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi sepak bola di Maluku Utara. Hal…