Rapat Kesiapan Rakernas JKPI Pemkot Ternate. Foto: Eko Pujianto/cermat
Pemerintah Kota Ternate menyatakan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-12 yang akan digelar 26–30 Agustus 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pihaknya baru saja menggelar rapat koordinasi bersama seluruh instansi terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan kesekretariatan berjalan maksimal.
“Rapat ini difokuskan untuk mematangkan berbagai kebutuhan kesekretariatan, mulai dari penyediaan hotel, kendaraan operasional tamu, penyiapan LO hingga fasilitas rumah makan dan restoran yang melibatkan Dinas Pariwisata,” ujar Rizal usai rapat di Kantor Bapelitbangda, Senin, 25 Mei 2026.
Rakernas JKPI tahun ini diproyeksikan dihadiri kepala daerah dari berbagai kota anggota JKPI di seluruh Indonesia. Untuk mendukung pelayanan tamu, Pemkot Ternate menunjuk Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly, sebagai koordinator LO.
Menurut Rizal, para LO nantinya berasal dari alumni STPDN dan pejabat struktural OPD yang bertugas mendampingi serta memastikan kebutuhan para kepala daerah terpenuhi selama kegiatan berlangsung.
“Tugas LO sangat penting karena mereka menjadi penghubung utama dalam membangun komunikasi dan memonitor kebutuhan para tamu daerah,” katanya.
Selain aspek teknis, panitia juga menyiapkan nuansa budaya khas Ternate dalam agenda nasional tersebut. Para kepala daerah diwajibkan mengenakan pakaian adat selama rangkaian Rakernas berlangsung.
Untuk peserta laki-laki, panitia menyiapkan konsep busana Sadariah yang dipadukan dengan tuala kotam atau ikat kepala khas Ternate. Sedangkan peserta perempuan akan mengenakan baju kurung.
“Ini bagian dari identitas budaya yang ingin kita tampilkan kepada seluruh peserta Rakernas,” jelas Rizal.
Ia juga menyebut undangan resmi yang ditandatangani Ketua Presidium JKPI telah didistribusikan ke seluruh daerah anggota sejak dua pekan lalu.
Terkait kondisi cuaca di Ternate yang belakangan tidak menentu, Rizal menegaskan panitia telah menyiapkan langkah antisipasi, terutama untuk agenda yang digelar di ruang terbuka.
“Semua hal kita ikhtiarkan dan antisipasi, termasuk faktor cuaca. Untuk kegiatan outdoor, kami sudah menyiapkan rencana cadangan atau plan B,” tegasnya.
Usai libur Iduladha, Pemkot Ternate dijadwalkan kembali menggelar rapat teknis bersama tim JKPI pusat guna memfinalkan seluruh rangkaian kegiatan.
Rizal berharap masyarakat turut mendukung pelaksanaan event nasional tersebut agar berjalan sukses dan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata maupun perekonomian daerah di Maluku Utara.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menjalankan berbagai program strategis sepanjang tahun 2026 yang difokuskan pada…
Kasus HIV/AIDS di Pulau Morotai, Maluku Utara kembali mengalami peningkatan pada 2026. Rumah Sakit Umum…
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, membuktikan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi tanpa…
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi menerima bantuan satu ekor sapi hewan kurban dari Presiden Republik…
Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah…
RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara disebut belum melunasi pembayaran obat kepada salah satu…