News

Teror OTK tak Kunjung Usai, Kapolri Didesak Copot Kapolres Halteng

Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB-FORMMALUT) mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Halmahera Tengah AKBP Faidil Zikri.

Mahasiswa menilai polisi terkesan mengabaikan kasus penyerangan Orang tak Dikenal (OTK) terhadap warga di hutan Halmahera Tengah.

“Peristiwa ini menambah deretan aksi teror dan pembunuhan yang terkesan ada pembiaran oleh institusi kepolisian,” kata Hamdan Halil, Ketua PB-FORMMALUT, kepada cermat, Selasa, 27 Juni 2023.

Tak tanggung-tanggung, Hamdan bahkan menduga bahwa aksi teror tersebut sengaja didesain oleh pihak tertentu.

Bila diamati, kata Hamdan, peristiwa ini sering terjadi di kawasan yang potensial terdapat sumber daya mineral atau lokasi pertambangan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Penyerangan OTK terhadap Warga di Halteng

“Institusi kepolisian dan pemda setempat harus punya atensi khusus terhadap peristiwa ini. Jangan hanya memberikan jaminan stabilitas keamanan investasi, tetapi keselamatan dan keamanan warga justru dipandang sebelah mata,” cetusnya.

Hamdan mengaku, PB-FORMMALUT sebelumnya menggelar demonstrasi dan audiensi dengan Mabes Polri, terkait serangan OTK di Kali Waci, Halmahera Timur, pada Oktober 2022. Insiden itu menewaskan seorang warga.

“Namun tidak ada jaminan keadilan dan upaya menyeluruh dari pihak kepolisian untuk berdiri di garda terdepan menjamin keamanan warga,” ujarnya.

Ia sebut ada juga peristiwa pembunuhan di Hutan Halmahera Tengah yang penanganannya belum diungkap hingga kini.

“Meskipun sejauh ini motif pembunuhan dan teror belum diungkap secara resmi oleh kepolisian, namun mengamati tempat kejadian dan pola peristiwa ini mengindikasikan ada desain yang masif dan terstruktur,” tandasnya.

Baca Juga: Seorang Warga Patani Timur, Halmahera Tengah Dipanah OTK di Hutan

Karena itu, menurut Hamdan, PB-FORMMALUT menyampaikan sejumlah poin desakan sebagai berikut:

1. Kapolri segera mencopot Kapolres Halmehera Tengah dan Kapolda Maluku Utara karena tidak serius dalam penindakan pembunuhan dan teror.

2. Mendesak kepada TNI-Polri membentuk Tim Gabungan untuk melakukan penyisiran terhadap pelaku yang diduga berkeliaran di hutan Halmahera.

3. Mendesak Mabes Polri untuk megambil alih dan menuntaskan penanganan kasus Pembunuhan di Halmahera Tengah.

4. Mendesak kepada Pemeirntah Daerah Haltim, Halteng, Pemprov Malut segera membentuk Tim Pencari Fakta (TPF).

5. Mendesak kepada Presiden Jokowidodo memberikan perhatian khusus terhadap kasus pembunuhan dan teror di Daerah Halteng dan Haltim.

___

Penulis: Rian Hidayat Husni

redaksi

Recent Posts

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

11 jam ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

11 jam ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

13 jam ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

1 hari ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

1 hari ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

2 hari ago