Categories: News

Tuduh Suaminya Punya Selingkuhan, Seorang Ibu Bhayangkari di Ternate Dipolisikan

Seorang ibu Bhayangkari dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, atas pencemaran nama baik kerena menuduh seorang wanita menjadi selingkuhan suaminya di media sosial (Medsos).

Korban atas nama Wiwin melalui tim kuasa hukumnya telah melaporkan secara resmi terhadap Ratna yang merupakan ibu Bhayangkari.

Ini dibuktikan Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan (STPL) pengaduan nomor:STPL/36/VII/2024/Dit Reskrimsus.

Ketua Tim Kuasa Hukum, Mirjan Marsaoly mengatakan, Ratna ini dilaporkan karena mengunggah foto kliennya disertai caption menuduh sang suami anggota Brimob berselingkuh dengan kliennya.

“Ada 2 postingan yang dilakukan terlapor, dengan narasi tidak jauh berbeda. Menuduh klien kami berselingkuh dengan suaminya. Padahal, nyatanya klien kami hanya berteman dengan suami Ratna melalui Facebook sejak tahun 2018,” katanya.

Mirzan menambahkan, sempat kliennya hanya berkomunikasi dengan oknum Brimob sebatas teman, hanya saja terlapor terlalu subjektif, sehingga menuduh tanpa bukti sampai memposting foto kliennya dengan narasi yang merugikan.

“Dari hasil kajian hukum, perbuatan Ratna masuk pada dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial Facebook.

“Perbuatan Ratna sebagaimana dimaksud dalam pasal 27A jo pasal 45 ayat (4) UU nomor 1 tahun 2024 perubahan kedua atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang sebagaimana diubah UU nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi Elektronik,”tandasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencemaran nama baik yang dilakukan terlapor.

“Penyidik pelajari dan teliti dulu laporan aduannya,” jelasnya dan mengakhiri.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

2 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago