News

Warga Morotai Jaya Keluhkan Kelangkaan Minyak Tanah di Sejumlah Desa

Warga di Kecamatan Morotai Jaya, Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan kelangkaan minyak tanah bersubsidi sejak sepekan terakhir.

Tercatat, tujuh desa yakni Libano, Cempaka, Hapo, Titigoli, Sopi Majiko, Bere-Bere Kecil, dan Aru belum menerima pasokan sejak awal September 2025.

Anto, warga Desa Cempaka, menuturkan dirinya bersama warga lain terpaksa membeli minyak tanah di ibu kota Daruba dengan harga Rp12.000 – Rp13.000 per liter.

“Sudah seminggu ini kami di sini tidak dapat minyak tanah. Padahal jatah untuk Morotai Jaya kurang lebih 40 ton. Kami heran kenapa penyaluran bisa parah begini,” ujarnya, Rabu, 17 September 2025.

Hal senada juga diungkapkan Adam, warga Desa Hapo. Kata ia, hampir seluruh desa di Morotai Jaya merasakan hal yang sama.

“Sudah seminggu minyak tanah tidak ada. Katanya tanggal 9 September kemarin ada penyaluran, tapi sampai sekarang kami tidak terima,” ungkapnya.

Agil Bayau, seorang pengecer di Desa Hapo menyebut, sejak 9 September hingga kini belum ada distribusi minyak. Sementara, Henny Korejan, pengecer di Bere-Bere Kecil ini bilang, pasokan terakhir hanya datang tiga minggu lalu.

Disisi lain, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Morotai, Aty, mengaku pihaknya belum menerima laporan dari pengecer terkait desa-desa yang belum dapat jatah.

“Torang belum dapat laporan dari pengecer, tapi saya coba konfirmasi ke pangkalan dulu,” kata dia singkat.

Diketahui, kuota BBM subsidi minyak tanah untuk Morotai Jaya ditetapkan sekitar 40 ton per bulan. Namun, realisasi penyaluran di lapangan diduga tidak sesuai dengan alokasi yang ditentukan Pemerintah Daerah, sehingga banyak warga tidak kebagian.

redaksi

Recent Posts

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

21 jam ago

Kebudayaan Lokal, Fondasi Pembangunan Halmahera Tengah: Saatnya Masuk Muatan Lokal

Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…

22 jam ago

Cerebrum-Cerebellum!

Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…

23 jam ago

DLH Morotai Olah Limbah Pasar Jadi Kompos

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…

23 jam ago

Fitrawan Popa Jabat Camat Morselbar, Rio Pawane Minta Perkuat Pelayanan Warga

Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…

23 jam ago

Jarak Pandang di Morotai Menurun akibat Kabut Asap, Nelayan Diminta Ekstra Hati-hati

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…

1 hari ago