Kedua korban bersama ibu kandung saat mendatangi Polres Ternate. Foto: Samsul/cermat
Seorang ayah di Kota Ternate, Maluku Utara, tega melakukan penganiayaan terhadap 2 orang putri kandungnya usai mengikuti pelatihan karate di Benteng Oranje.
Kasus penganiayaan ini terungkap setelah ibu dari 2 orang putri ini, Yanti mendatangi Polres Ternate untuk membuat laporan polisi (LP) atas perilaku sang ayah, Ete.
Yanti kepada wartawan mengakui kedatanganya di Polres Ternate untuk mengadukan suaminya lantaran diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap putrinya sendiri.
“Tadi malam 2 anak ini dianiaya oleh bapaknya sendiri,” jelas Yanti, Senin (15/5).
Yanti membenarkan, peristiwa ini terjadi setelah kedua anaknya ini sedang mengikuti pelatihan karate, di Benteng Oranje. Keduanya lalu pulang sekitar pukul 00:00 WIT. Karena tidak ada uang keduanya berjalan kaki bersama-sama temannya.
“Di perjalanan, ada teman mereka yang motornya mogok karena tidak ada minyak, jadi mereka sama-sama dorong motor itu,” katanya.
Yanti bilang, saat dalam perjalanan mendorong motor, sang ayah mendapat keduanya dan langsung melakukan tindak pidana penganiayaan.
“Saat saya sambangi, tidak tahu kenapa mereka dipukul. F bahkan tidak sadarkan diri sehingga kami bawa periksa,” tandassnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Wahyuddin ketika dikonfirmasi cermat membenarkan SPKT telah menerima laporan tersebut.
“Sudah diterima laporannya, dan sementara dalam penyelidikan,” pungkasnya.
——–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Puluhan rumah warga di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara,…
Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar Apel Pasukan…
Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Ternate menuntut tiga terdakwa dalam perkara dugaan korupsi…
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku Utara menerima puluhan laporan dugaan pelanggaran kode etik…
Pemerintah Daerah Halmahera Timur menggelar pertemuan dengan jajaran direksi PT Antam Tbk di kantor pusat…
Oleh: Yanuardi Syukur Pengajar Antropologi Globalisasi di Universitas Khairun, Ternate Kecurigaan bahwa Iran menggunakan sistem…