Ilustrasi HIV/AIDS. Foto: Pixabay
Perkembangan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, semakin meningkat. Bahkan, saat ini, ada 21 anak-remaja, yang terjangkit penyakit tersebut.
Hal itu disampaikan dr. Mardoto Ray Ray .Katanya, ada terdapat 897 Kasus penderita HIV/AIDS.
Sementara ini, ada 329 menjalani pengubatan yang terdiri dari 308 orang dewasa dan 21 orang anak dan remaja. Sisanya, ada yang sudah meninggal dunia.
Mardoto mengatakan bahwa meningkatnya angka kasus HIV/AIDS di Halut, karena kurangnya pengetahuan di masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, termasuk untuk anak dan remaja, tentang kesehatan Reproduksi Remaja (KRR).
“Pengetahuan kesehatan reproduksi yang dimaksud adalah terkait bagaimana cara melindungi diri dari perilaku seksual berisiko (seks bebas dan narkoba suntik), pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit menular seksual (PMS), dan seputar HIV/AIDS,” ungkapnya.
Dalam mengatasi permasalahan ini, katanya, perlu kolaborasi dan sinergitas antara dinas instansi terkait, tetapi yang lebih terpenting adalah peran orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak sehingga terhindar dari bahaya penyakit HIV/AIDS.
“Saat ini kami sedang menangani pengobatan kurang lebih 329 pasien positif HIV/AIDS yang terdiri dari 308 orang dewasa dan 21 Anak Remaja, ” kata Mardoto.
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku…
Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan audit kinerja yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Daerah…
SMA Negeri 1 (Smansa) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)…