Idzi Asrul Tabona
Dulu kita pernah berjaya
Laut dan hutan membuat kita hidup sejahtera dan kaya
Tak kenal uang
sebab alam adalah sumber penghidupan
Umpama hidup di surga
Dulu kita pernah berjaya
Angkat senjata lawan penjajah
hingga mereka kalah tak berdaya
Kini kita Maluku Utara
Segalanya dihitung dengan mata uang
Namun jelata sulit mendapatkan uang meski mata sudah bisa membacanya
Kini kita Maluku Utara
Tambang masuk, kebun rusak, sungai, dan laut tercemar
Petani dan nelayan dianggap nganggur
tak punya ijazah
Anak-anak putus sekolah, orang tua pisah
Rumah tangga tak lagi harmonis karena kondisi ekonomi serbasusah
Alam kita yang kaya dirampas
Laut, hutan, dan tambang di tangan kaum serakah
rakyat makin susah
Dulu kita Halmahera
Kini kita Maluku Utara
—
Idzi Asrul Tabona
Sanana, 20 November 2021
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…
Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…
Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…