News

Anggota DPD Hasby Yusuf Kecam Perusahaan Tambang yang Ugal-ugalan Beraktivitas di Malut

Anggota DPD RI Hasby Yusuf mengecam keras perusahaan tambang yang secara ugal-ugalan beraktivitas di wilayah Maluku Utara.

Perusahaan-perusahaan itu, seperti PT IWIP yang mencemarkan sungai Sagea di Halmahera Tengah, PT ARA dan JAS yang cemarkan sungai Muria di Wasile, Halmahera Timur. Juga termasuk PT Priven di Buli dan PT STS di wilayah Maba Tengah.

“Saya berharap pemerintah daerah dan kita semua berdiri bersama rakyat. Kita harus pastikan rakyat kita makmur dan sejahtera dengan kekayaan sumber daya alam yang kita miliki. Bukan sebaliknya, rakyat makin menderita,” kata Hasby, kepada cermat, Selasa, 22 April 2025.

Salah satu perusahaan yang secara ugal-ugalan beraktivitas di Halmahera Timur. Foto: Warga

Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara ini, mengatakan bahwa tanah adalah sumber penghidupan, dan masyarakat berhak atas tanah mereka. Hak rakyat itu, menurutnya, telah diatur dalam konstitusi negara ini.

“‘Bumi dan air dan kekayaan alam yg terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat’. Apakah pesan konstitusi ini kurang jelas bagi penguasa Republik ini?” tanya Hasby.

Bahkan, kata Hasby, sebelum Indonesia ada sebagai Bangsa, rakyat sudah lebih dulu ada. Mestinya setelah merdeka, masyarakat makin sejahtera.

“Tapi justru tanah mereka diambil dan dieksploitasi atas nama investasi. Beginikah cara kita bernegara, di mana rakyat dan pemilik tanah adalah budak yang terus ditindas? Untuk apa Indonesia merdeka jika penjajahan atas nama investasi kolonial terus berlangsung?” tanya Hasby tegas, mengakhiri.

redaksi

Recent Posts

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

12 jam ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

13 jam ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

14 jam ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

2 hari ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

2 hari ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

2 hari ago