Ketua BK DPRD Maluku Utara, Ali Sangaji. Foto: Istimewa
Ali Sangaji Anggota DPRD Maluku Utara, merespons baik langkah Kapolda Waris Agono yang meresmikan kampung adat Desa Wangongira di Halmahera Utara. Baginya, ini langkah penting untuk dibuatkan perda, menjamin hak ulayat warga.
“Saya sebagai anggota DPRD Dapil II, saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Kapolda yang tengah mendorong perda masyarakat adat, juga telah meresmikan Wangongira sebagai Kampung Adat,” kata Ali, Rabu 15 Oktober 2025.
Ali bilang, langkah Kapolda itu untuk memberikan payung hukum terhadap masyarakat adat yang tinggal di Desa Wangongira.
Selain itu, perjuangan tersebut juga telah didorong oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, yang telah menyusun 6 konsep untuk persiapan pembentukan perda Kampung Adat Wangongira di Kecamatan Tobelo Barat itu.
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Maluku Utara ini bilang, ia memastikan mendukung penuh segala sesuatu yang dibuat untuk kepentingan rakyat.
“Perda ini dapat melindungi nilai-nilai budaya dan norma di Desa wangongira, pastinya saya mendukung itu,” jelasnya.
Ia juga berharap, perda tersebut menjadi contoh untuk kabupaten lainnya agar dapat memberi kepastian hukum hak ulayat masyrakat adat tempatan.
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…
Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…