News

Kejari Halut Selamatkan Ratusan Juta Rupiah Uang Negara dari Kasus Korupsi

Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara dari sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani sepanjang tahun 2025.

Salah satu kasus yang berhasil diselamatkan adalah dugaan korupsi anggaran pariwisata Gunung Dukono, yang sebelumnya ditangani oleh Polda Maluku Utara. Dalam proses persidangan, para tersangka mulai mengakui perbuatannya dan telah mencicil pengembalian kerugian negara.

Selain itu, Kejari juga menangani kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD), di mana para terpidana diwajibkan membayar uang pengganti.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halmahera Utara, Leonardus Yakadewa, mengatakan hingga Oktober 2025, pihaknya telah berhasil menyelamatkan ratusan juta rupiah dari berbagai kasus korupsi.

“Sekitar Rp 200 juta lebih berhasil kami selamatkan, termasuk dari pembayaran uang pengganti dalam beberapa kasus,” ujar Leonardus, yang akrab disapa Lion, saat ditemui di Kantor Kejati Maluku Utara, Rabu, 15 Oktober 2025.

Lion menambahkan, masih ada potensi penyelamatan keuangan negara dari kasus dugaan korupsi pengelolaan gaji fiktif di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan total kerugian negara mencapai Rp 1,8 miliar.

“Masih kami berikan kesempatan kepada dua tersangka untuk melakukan pengembalian kerugian negara. Dan perlu saya tegaskan, kemungkinan besar masih ada tersangka lain dalam kasus ini,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

1 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

5 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago