3 tersangka saat berada di gedung Kejati Maluku Utara. Foto: Istimewa
Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Tuwokona, Kabupaten Halmahera Selatan, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara resmi melaksanakan tahap II dengan menyerahkan tiga tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Perkara ini menyeret jajaran Pemerintah Daerah Halmahera Selatan. Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) telah menetapkan tiga tersangka, yakni Drs. Ahmad Hadi, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Halmahera Selatan, serta dua konsultan proyek, Munawar M. Nur, ST dan Musalaf Arihi, ST.
Proyek pembangunan pasar yang menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah tersebut diduga bermasalah. Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara, proyek ini menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai Rp 4.190.139.842.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Istanto Bram, membenarkan pelaksanaan tahap II dalam perkara tersebut.
“Benar, penyidik telah menyerahkan tiga tersangka beserta barang bukti kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Tuwokona kepada JPU,” ujar Wahyu, Kamis, 15 Januari 2026.
Sementara itu, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Fajar Haryowimboko, juga memastikan pihaknya telah menerima pelimpahan tahap II dari penyidik.
“Kami telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Tuwokona,” singkatnya.
Dengan pelimpahan ini, perkara tersebut selangkah lagi menuju proses persidangan di pengadilan.
Hujan Tak Lagi Menggamit Kota September datang dengan matahari yang panjang menjemur jalan mengeraskan tanah…
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pulau Taliabu, Maluku Utara giat sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum…
240 guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara tidak lagi melakukan aktivitas belajar mengajar. Hal…
“Ake dege moi ka fo ahu [Setetes air untuk kehidupan]” Ungkapan penuh makna di atas…
Adira Finance akan menggelar Adira Expo di Taman Nukila, Kota Ternate, Maluku Utara, pada 25-27…
Dua orang pekerja di PT Sarana Sukses Sejahtera (PT SSS) bernama Nasir dan Irgi, melalui…