Advetorial

Bantuan Helikopter NHM Peduli Antar Pasien dari Tobelo ke Manado

Kondisi geografis Pulau Halmahera yang luas dengan akses transportasi antar wilayah yang terbatas sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, khususnya ketika pasien membutuhkan rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas medis yang lebih lengkap.

Untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut, program kesehatan Yayasan NHM Peduli menyediakan berbagai dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi ambulans yang siaga bagi warga di wilayah lingkar tambang, hingga bantuan transportasi rujukan menggunakan jalur darat, laut, maupun udara. Seluruh bantuan tersebut
diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada 10 Maret 2026, tim Yayasan NHM Peduli membantu proses evakuasi seorang pasien rujukan dari RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara menuju Manado. Pasien bernama Ibu
Aulia (61), warga Desa Luari, Tobelo, diterbangkan menggunakan helikopter untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit dengan fasilitas yang lebih memadai.

Jufri, anak dari pasien, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang
diberikan oleh NHM Peduli. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada NHM Peduli yang telah membantu evakuasi orang tua kami menggunakan helikopter sehingga dapat segera dirujuk ke Manado
untuk mendapatkan perawatan medis. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak Haji Robert dan seluruh tim NHM Peduli atas kepeduliannya kepada masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan, menjelaskan bahwa NHM Peduli terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya bagi warga di wilayah lingkar tambang tetapi juga masyarakat luas, khususnya dalam bidang layanan kesehatan.

Menurut Irwan, proses rujukan pasien ke luar daerah umumnya terbagi dalam dua kategori. Pertama adalah pasien dalam kondisi darurat (emergency), terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi yang membutuhkan penanganan segera. Kedua adalah pasien non-emergency yang biasanya dirujuk melalui transportasi laut atau moda transportasi lain yang tersedia.

“Harapan kami, pasien dapat memperoleh penanganan medis terbaik di rumah sakit tujuan sehingga dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Irwan.

Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial NHM Peduli dalam mendukung peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Maluku Utara, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan jarak serta keterbatasan infrastruktur transportasi.

redaksi

Recent Posts

BPS: Penduduk Miskin di Maluku Utara Bertambah Jadi 77,85 Ribu Jiwa

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Provinsi Maluku Utara pada Maret 2026…

9 jam ago

Aplikasi ‘Teras Pendidikan’ Disiapkan untuk Pantau Kinerja Guru di Taliabu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi Teras Pendidikan…

23 jam ago

Disdik Taliabu Gagas Hari Belajar Guru, Bahasa Daerah hingga Kesenian Masuk Kurikulum

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai menyiapkan program Hari Belajar Guru sebagai…

23 jam ago

Harga BBM Turun Mulai Agustus, Warga Taliabu Harap Pertamax Lebih Murah Lagi

PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Agustus…

23 jam ago

Status 3T Dicabut, Disdik Taliabu Pastikan Program Afirmasi Tetap Berjalan

Pencabutan status daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, dinilai tidak…

24 jam ago

Menanam di Pekarangan, Menjaga Inflasi Maluku Utara

Masyarakat Maluku Utara diajak memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta…

1 hari ago