Advetorial

Cegah DBD, IWIP dan Weda Bay Nickel Perkuat Peran Weda Bay Medical Center

Komitmen menjaga kesehatan pekerja di tengah masifnya operasional industri terus ditingkatkan oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan PT Weda Bay Nickel (WBN). Melalui fasilitas kesehatan Weda Bay Medical Center (WMC), kedua perusahaan ini kian gencar melakukan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan kerja.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi ribuan karyawan yang beraktivitas di kawasan industri tersebut.

Kolaborasi Lintas Sektor

Manager Weda Bay Medical Center, dr. Aldi B. Situngkir, mengungkapkan bahwa penanganan DBD tidak dilakukan sendirian. WMC secara aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten setempat.

“Kerja sama ini mencakup pelaporan kasus serta pelaksanaan pengendalian dan pemberantasan sarang nyamuk di wilayah sekitar. Kami menjalankan langkah preventif mulai dari edukasi, penerapan 3M Plus, hingga vaksinasi dengue bagi karyawan,” ujar dr. Aldi.

Strategi Penanganan Terintegrasi

Di dalam kawasan, WMC menerapkan sistem deteksi dini yang ketat. Setiap karyawan yang mengalami gejala demam langsung diarahkan untuk menjalani skrining dan pemeriksaan darah di laboratorium guna mempercepat diagnosis.

Beberapa langkah teknis yang rutin dijalankan antara lain:

  • Penerapan 3M: Menguras, Menutup, dan Mengubur di area kerja dan akomodasi.
  • Identifikasi Lapangan: Pencidukan jentik untuk memetakan jenis nyamuk yang beredar.
  • Intervensi Medis: Penaburan bubuk abate, fogging terukur, hingga pemberian vaksinasi dengue sebagai perlindungan tambahan.
  • Surveilans Desa: Bekerja sama dengan puskesmas sekitar untuk memantau sarang nyamuk di desa-desa penyangga tempat tinggal karyawan.

Raih Penghargaan Nasional

Dedikasi IWIP dan WBN dalam memutus rantai penularan virus dengue ini membuahkan apresiasi di tingkat nasional. Pada 23 April 2026, WMC menerima penghargaan dari SIAP Lawan Dengue.

IWIP dinilai sebagai perusahaan pionir yang berkontribusi nyata dalam pencegahan DBD di tempat kerja. Penghargaan ini diberikan oleh gerakan kolaboratif yang melibatkan Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Ketenagakerjaan, dan KADIN.

“Penilaian difokuskan pada aspek edukasi, pengendalian sarang nyamuk, serta keberhasilan pelaksanaan vaksinasi dengue di lingkungan kerja,” tambah dr. Aldi.

Melalui upaya yang berkelanjutan ini, IWIP dan WBN berharap dapat terus menekan risiko DBD secara optimal, sekaligus memperkuat budaya hidup bersih dan sehat (PHBS) demi terciptanya lingkungan industri yang berkelanjutan di Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…

50 menit ago

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

2 jam ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

17 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

20 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

2 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

2 hari ago