News

Daya Beli Hewan Kurban Meningkat Jelang Iduladha di Ternate

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penjualan hewan kurban di Omah Ternak Subaim, Kota Ternate, mulai ramai diserbu pembeli. Sedikitnya 80 ekor sapi disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban tahun ini.

Owner Omah Ternak Subaim, Sugeng Santoso, mengatakan seluruh sapi tersebut didatangkan langsung dari Subaim, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Bahkan, pihaknya berencana kembali mendatangkan tambahan sapi dalam waktu dekat untuk memenuhi tingginya permintaan.

“Sekarang yang sudah ready sekitar 80 ekor. Kalau ada permintaan lagi, Minggu depan kami datangkan lagi sekitar 50 ekor,” kata Sugeng kepada wartawan, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Sugeng, antusias masyarakat mulai terlihat dalam dua pekan terakhir. Sejumlah pelanggan lama bahkan telah melakukan pemesanan sejak bulan lalu.

“Kurang lebih sudah 35 ekor yang terjual. Ada pelanggan lama yang pesan dari bulan lalu karena mereka puas dengan pelayanan dan ukuran sapi yang besar-besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga sapi kurban yang dijual bervariasi tergantung ukuran dan bobot hewan. Harga termurah dibanderol sekitar Rp10 juta hingga Rp12 juta, sedangkan sapi berukuran besar dijual mencapai Rp60 juta.

“Ada juga yang Rp10 juta tapi jumlahnya sedikit. Kalau yang paling mahal sekitar Rp60 juta, di luar sapi bantuan Presiden yang nilainya di atas Rp80 juta karena mengikuti berat dan bobot sapi,” jelasnya.

Sugeng mengaku, modal yang dikeluarkan untuk pengadaan sapi kurban tahun ini hampir mencapai Rp1 miliar. Jika seluruh sapi berhasil terjual, omzet yang diperoleh diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Tergantung jumlah sapi yang habis terjual,” katanya.

Selain itu, ia memastikan seluruh sapi yang didatangkan dari Haltim telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak kurban oleh dokter hewan maupun mantri hewan setempat.

“Semua sapi aman karena sudah ada surat laporan kesehatan dan keterangan umur layak kurban. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir membeli sapi di sini,” tegasnya.

Ia menambahkan dalam waktu dekat, dinas terkait juga dijadwalkan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di lokasi penjualan tersebut.

Sementara itu, salah satu sapi milik Omah Ternak Subaim terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI untuk Kota Ternate. Sapi jenis Limousin Cross bernama Kamandanu itu memiliki bobot sekitar 850 kilogram.

redaksi

Recent Posts

Kejati Maluku Utara Didesak Periksa Plt Kadis PUPR atas Dugaan Sejumlah Proyek Mangkrak

Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku Utara mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara segera mengusut…

56 menit ago

DPRD Desak Pemkot Ternate Tuntaskan Sertifikat Lahan Toboko

DPRD Kota Ternate mendesak agar pemerintah daerah segera menuntaskan persoalan lahan dan sertifikat warga di…

3 jam ago

Kantor Pertanahan Morotai Target Terbitkan 800 Sertifikat Tanah dalam Program PTSL

Kantor Pertanahan Pulau Morotai, Maluku Utara, mulai melaksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun…

3 jam ago

Dorong Peran Akademisi, Prodi Sejarah Unkhair Usul Pembukaan Program Magister

Program Studi (Prodi) Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) berencana mengusulkan pembukaan Program…

4 jam ago

DPMD Morotai Tanggapi Polemik Pembagian Honor Kader Posyandu

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pulau Morotai, Maluku Utara, Muzakir Sibua, memberikan…

5 jam ago

Honor Dibagi, Kader Posyandu Desa Cendana di Morotai Akui Dirugikan

Sejumlah kader Posyandu Desa Cendana, Kecamatan Morotai Jaya, Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan kebijakan pembayaran…

1 hari ago