Satu unit rumah di Tioua yang terbakar. Foto: Istimewa
Kebakaran rumah warga kembali terjadi di wilayah Halmahera Utara tepat di Desa Tioua, Kecamatan Tobelo Selatan pada Kamis, 19 September 2024 sekitar pukul 08.10 WIT.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Alex Towile (64) yang merupakan warga desa setempat yang bekerja sebagai sopir.
Alex, kepada cermat menceritakan, kebakaran itu awalanya diketahui dari teriakan istrinya pada sekitar pukul 08.10 WIT saat ia sedang mandi.
“Ketika mendengar teriakan bahwa rumah terbakar, saya kemudian bergegas keluar kamar mandi dan berupaya untuk memadamkan api. Saat memadamkan api saya melihat sumber api berasal dari bagian plafon rumah yang dekat dengan tiang aliran listrik,” jelasnya.
Diketahui, api tersebut kemudian menjalar dengan cepat di bagian plafon rumah dan mengenai kasur yang membuat api semakin membesar.
Beruntung, tak berselang lama, dua unit Armada DAMKAR tiba di TKP dan kemudian menjinakkan api. Dibantu masyarakat, sekitar Pukul 09.20 WIT, DAMKAR berhasil memadamkan api dan memastikan tidak terdapat lagi percikan api di bagian plafon dan bagian lain rumah korban.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Tapi kerugian materil yang diperkirakan puluhan juta rupiah.
“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik (korsleting) di bagian tiang listrik yang terdapat di bagian atas rumah,” tutupnya.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…