Categories: News

Dinas PMD Morotai Gelar Bimtek Pelaporan Keuangan Desa

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi menggelar Bimtek Pelaporan Keuangan untuk 88 desa. Kegiatan ini bertujuan menyesuaikan sistem pelaporan dengan versi terbaru yang diterapkan pada tahun 2025.

Kepala Dinas PMD, Ida Arsyad menjelaskan bahwa desa saat ini desa menggunakan dua aplikasi utama dalam pelaporan keuangan, yaitu Siskeudes dan Onspam.

“Siskeudes adalah sistem pengelolaan keuangan yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mengendalikan keuangan desa. Sedangkan Onspam terhubung langsung dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk pemantauan program,” ujar Ida, Selasa, 18 Februari 2025.

Ia juga mengungkapkan tahun 2025 terdapat perubahan dalam sistem pelaporan keuangan desa, yaitu dengan diperkenalkannya versi 207 dari Siskeudes.

“Karena ada perubahan versi ini, seluruh desa di Indonesia mengalami kendala dalam menyesuaikan sistem baru, sehingga pelatihan ini sangat diperlukan,” katanya.

Untuk memastikan kelancaran implementasi sistem baru ini, ia bilang, dinas PMD menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pelatihan yang berlangsung selama tiga hari.

“Pelatihan ini mencakup pengenalan fitur baru, pengisian data dari RPJMD hingga rincian kegiatan, serta evaluasi hasil inputan peserta. Kami masih melakukan evaluasi secara offline agar operator desa benar-benar memahami teknis pengisian data sebelum sistem ini dijalankan secara online,” jelasnya.

Selain itu, dirinya menegaskan bahwa dana desa diawasi langsung oleh Kementerian Keuangan, BPKP, dan Kementerian Dalam Negeri.

“Selain aplikasi Siskeudes, pengelolaan keuangan desa khususnya dgn sumber Dana Desa di input jg ke Onspam. Program Prioritas Pemerintah Pusat (earmark) dan jg non earmark seluruhnya hrs di insput ke onspam baik asprk perencanaan hingga realisasinya.

Selanjutnya, kata dia, pada tahap proses permintaan DD tahap satu, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan memeriksa kelengkapan administrasi.

“Apabila administrasi dan besaran masing-masing program prioritas sudah sesuai ketentuan dan yang lain sudah lengkap, maka dana desa langsung di geser ke rekening desa,” ujarnya.

redaksi

Recent Posts

2 Kali Mangkir, Polres Halmahera Tengah Upaya Paksa Tangkap Oknum Anggota DPRD

Polres Halmahera Tengah, mengambil langkah tegas melakukan upaya paksa terhadap oknum anggota DPRD dengan inisial…

7 jam ago

Polda Malut Terima 32 Senjata Api Ilegal dan 358 Butir Amunisi dari Masyarakat

Polda Maluku Utara menerima 32 senjata api dan 358 butir amunisi yang diserahkan masyarakat secara…

18 jam ago

Pasokan Solar Terbatas, Siantan Ternate Terapkan Ganjil-Genap Plat Kendaraan

Di tengah keterbatasan pasokan solar di Kota Ternate, PT Siantan Ternate menerapkan sistem penyaluran berdasarkan…

22 jam ago

Sambut Hari Jadi Propam Polri Ke-24, Polres Taliabu Salurkan Bansos

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…

1 hari ago

Dugaan Galian C Ilegal di Jalan Villa Dukono Kembali Beraktivitas, Pencopotan Garis Polisi Dipertanyakan

Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…

1 hari ago

Event TEMU 2026 Sajikan Kelas Puisi di IAIN Ternate

Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…

1 hari ago