Categories: News

Ganti Kepala OPD Jelang Pilkada, Pj Bupati Morotai Terancam Pidana

Penjabat (PJ) Bupati Pulau Morotai, Burnawan, disebut berpotensi terancam pidana buntut melakukan rolling atau pergantian pejabat jelang Pilkada 2024.

Burnawan diketahui menugaskan Syafrudin Manyila yang merupakan Asisten II Setda, sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pulau Morotai menggantikan Ujang Bagindo.

Penugasan tersebut berdasarkan surat perintah pelaksanaan tugas nomor 821.22/23/KEP-PM 2024 tertanggal 16 Agustus 2024.

Sementara Ujang Bagindo yang dikonfirmasi terpisah mengaku belum mengetahui pergantian posisinya sebagai Plt Kadikbud Morotai. Ujang bilang, hingga kini dirinya belum mengantongi informasi terkait.

“Saya juga baru tahu ada informasi soal ini (pergantian),” kata Ujang kepada wartawan, Senin, 9 September 2024.

Ketika ditanya terkait masalah administrasi, Ujang enggan memberikan tanggapan. “Saya kurang tahu,” ujarnya

Sementara itu, Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Morotai, Mulkan Hi Sudin mengaku berdasarkan ketentuan yang berlaku, kepala daerah secara tegas dilarang melakukan pergantian jabatan terhadap setiap OPD sebelum dan sesudah enam bulan saat tahapan pilkada.

“Kalau di undang-undang pilkada pasal 71 ayat 2 dan pasal 162 ayat 3 itu dipidana penjara paling singkat 1 bulan dan paling lama 6 bulan, atau denda paling sedikit Rp600 ribu, kemudian paling banyak Rp6 juta, demikian bunyi pasal 190 Undang-undang pilkada,” kata Mulkan kepada cermat, Selasa, 10 September 2024.

“Kemudian di pasal 71 undang-undang pilkada, kepala daerah melakukan penggantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan sampai akhir masa jabatannya, kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Mendagri,” sambungnya.

Bawaslu akan melakukan penelusuran guna memastikan ada atau tidaknya persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri terkait pergantian kepala OPD.

“Jadi dengan informasi yang torang dapatkan, nanti torang buat tim penelusuran atas dugaan pelanggaran  Pj bupati yang melakukan pergantian OPD sebelum dan sesudah enam bulan tadi,” ujarnya.

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

8 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

8 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

9 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

10 jam ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

12 jam ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

12 jam ago