News

H+3 Lebaran, Penumpang Tobelo-Morotai di Halmahera Utara Membludak

Ratusan kendaraan roda dua dan empat membludak di Pelabuhan Ferry Gorua, Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (24/4).

Pantauan cermat di H+3 Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah, calon penumpang kapal feri yang mengantre umumnya tujuan Daruba, Kabupaten Pulau Morotai.

Banyak yang memilih datang ke pelabuhan sejak pukul 00.00 WIT, karena takut kendaraanya tidak dapat diangkut kapal feri. Padahal kapal akan bertolak ke Daruba sekitar pukul 09.00 WIT.

Warga yang berkunjung ke Morotai, selain mengunjungi kerabat, umumnya untuk menikmati liburan. Seperti salah satu penumpang bernama Bagas Kama.

Kepada cermat, Bagas mengaku ke Morotai hanya ingin berlibur. “Karena banyak tempat wisatanya yang tidak diragukan lagi keindahannya,” katanya.

Mahasiwa Universitas Ibnu Khaldun Bogor ini menambahkan, dirinya ke Morotai bersama rekan-rekannya. “Sebelum balik ke Bogor kita refresing dulu,” pungkasnya.

Ratusan kendaraan roda dua memadati areal Pelabuhan Ferry Gorua, Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara. Foto: Samsul Hi Laijou/cermat

General Manager PT. ASDP Ferry Cabang Ternate, Justan Gaffaru, mengatakan jadwal untuk rute Tobelo – Daruba dalam sehari hanya sekali berlayar.

“Tapi terjadi penumpukan dan muatannya memadai kita tambah, jadi dua kali trip,” kata Justan kepada cermat.

Justam menambahkan, jika kapal sudah berlayar dan kendaraan yang tersisah tidak memadai, pihaknya tidak menambah.

“Jadi hanya sekali trip setiap hari,” ucapnya sembari menambahkan, rute Tobelo – Morotai dapat ditempuh sekitar 4 jam.

“Tapi di Tobelo sering tamba trip. Tamba trip tidak apa-apa, yang penting memenuhi biaya operasional,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

3 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

7 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago